Ketahanan Pangan di Rutan Kelas I Medan, Dari Limbah Jadi Berkah: Peserta Magang Kemenaker Hidupkan

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN — Peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang menjalani program magang di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pelestarian lingkungan.

Kontribusi tersebut diwujudkan melalui inovasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan memanfaatkan limbah dapur berupa sisa sayur dan buah.

Inovasi Pengelolaan Limbah Organik

Kegiatan pembuatan POC ini bersumber dari sisa sayuran dan buah-buahan yang berasal dari Dapur Sehat Rutan Kelas I Medan.

Limbah organik yang sebelumnya tidak termanfaatkan kini diolah menjadi produk bernilai guna, sehingga mengurangi sampah sekaligus mendukung praktik ramah lingkungan.

Proses pembuatan POC dilakukan melalui metode fermentasi sederhana, yang mudah diterapkan dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Kegiatan ini menjadi sarana edukatif bagi peserta magang untuk memahami pengelolaan limbah organik secara berkelanjutan.

Aplikasi Langsung untuk Ketahanan Pangan

Pupuk Organik Cair yang dihasilkan tidak berhenti pada tahap produksi, tetapi langsung diaplikasikan pada berbagai tanaman yang dibudidayakan di lingkungan rutan.

Baca Juga :  Alami Pelanggaran HAM Berat, Anita Sebut Keterlibatan Oknum Staf Ahli dan Pengawal Presiden RI dan Sejumlah Oknum Lainnya

Beberapa di antaranya adalah tanaman hidroponik dan selada yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan Rutan Kelas I Medan.

Penggunaan POC ini diharapkan mampu:

Meningkatkan kesuburan media tanam,

Mempercepat pertumbuhan tanaman, serta

Menghasilkan tanaman yang lebih sehat dan berkualitas.

Pembelajaran, Kepedulian, dan Keberlanjutan

Selain memberi manfaat ekologis, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran praktik bagi peserta magang Kemenaker.

Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan dan pentingnya inovasi dalam mendukung ketahanan pangan.

“Tak ada sisa bagi mereka yang mau berpikir”

“Alam pulih ketika manusia belajar bijak”

“Ketahanan pangan lahir dari tangan-tangan sederhana yang peduli”

Kegiatan ini membuktikan bahwa dari ruang terbatas sekalipun, inovasi dan kepedulian mampu melahirkan solusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan dan kemandirian pangan.
(Red/lNDRA Cahaya tanjung)

Berita Terkait

Pemdes Bantan Air Tekankan Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan Masyarakat Siak
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Pusat dan Daerah, Presiden Prabowo Tekankan Kerja Nyata dan Keberpihakan pada Rakyat
Diresmikan Dahulu Baru Muncul Kegiatan Baru dalam Proyek Stadion Mini Gelora Hangtuah
Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas
Operasi Keselamatan 2026 TMT 2 sd 15 Februari 2026
Pemerintah Desa Pambang Pesisir Mengucapkan Tahniah Kepada Ahmad Mulhadi Putra Asli Desa Pambang Pesisir
Polrestabes Medan Klarifikasi Isu Viral “Korban Jadi Tersangka”, Ini Fakta Penanganan Perkaranya

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:39 WIB

Pemdes Bantan Air Tekankan Disiplin dan Peduli Lingkungan

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:51 WIB

Bupati Siak Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan Masyarakat Siak

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:20 WIB

Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Pusat dan Daerah, Presiden Prabowo Tekankan Kerja Nyata dan Keberpihakan pada Rakyat

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:13 WIB

Diresmikan Dahulu Baru Muncul Kegiatan Baru dalam Proyek Stadion Mini Gelora Hangtuah

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:17 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Berita Terbaru

Headlines

Pemdes Bantan Air Tekankan Disiplin dan Peduli Lingkungan

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:39 WIB