Ketua KNPI Riau Sorot Kasus Teror di Rumah Seorang Wartawan!!

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU — Pasca Hebohnya Pemberitaan seputar Aktivitas Haram salah satu SPBU di Teratak Buluh dan Gudang Minyak Ilegal di Daerah Lubuk Sakat, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar. Rumah Pribadi salah seorang Wartawan Media Online ini didatangi Gerombolan Preman Tak Beradab dan beberapa orang yang mengaku dari Anggota Kepolisian.

Peristiwa yang memalukan itu terjadi beberapa hari yang lalu, tepatnya dimalam hari. Rumah Pribadi Wartawan atas nama Nando Saputra yang terletak di Daerah Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar itu mendadak didatangi oleh segerombolan Preman Murahan “Tak Beradab” dan beberapa orang yang mengaku dari unsur Kepolisian.

Kehadiran mereka tersebut sontak membuat suasana masyarakat setempat jadi penuh Kekhawatiran, Gerombolan Preman dan yang mengaku Polisi itu bahkan tanpa rasa malu menciptakan situasi dan kondisi jadi menakutkan, Warga setempat ikut jadi heran dan tentunya membuat Istri maupun Anak Wartawan Media Online www.BasmiNusantara.com itu jadi Trauma.

Rumah Wartawan ini di Datangi Gerombolan Preman dan Polisi Bayaran, Pasca Hebohnya Aktivitas Haram di SPBU dan Gudang Minyak Ilegal, ini Sikap Tegas Ketua KNPI Riau.

Terpisah, dimintai Komentarnya malam ini, Rabu (11/2/2026) Pimpinan INDUK Organisasi Kepemudaan (OKP) terbesar dan tertua di Republik ini hanya katakan, bahwa peristiwa tersebut sudah memenuhi Unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH).

Menurut Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, Wartawan Nando Saputra harus mulai menyikapi hal tersebut dengan Arif dan Bijaksana. Segera bergegas buat Laporan Polisi, karena kedatangan segerombolan Preman seperti itu benar-benar telah menghadirkan Kecemasan bahkan Ancaman bagi Keselamatan Keluarga Wartawan Nando Saputra beserta Warga setempat. Pola-pola yang dilakukan termasuk kategori diluar Kepantasan.

“Kalau memang benar peristiwa itu didasari atas Hebohnya Pemberitaan seputar Aktivitas Haram di SPBU dan Gudang Minyak Ilegal, maka sudah jelas sesiapa saja Pelakunya bahkan Dalang dari Aksi yang sangat Memalukan itu. Polisi disana kemana saja? itu SPBU dan Keberadaan Gudang Minyak Ilegal tersebut mesti Bertanggungjawab, aktivitas disana harus dipantau lagi, Lakukan Razia hingga akhirnya Kepastian Hukum benar-benar dirasakan” ujar Larshen Yunus.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu katakan lagi, bahwa Aparat Penegak Hukum (APH) harusnya lebih serius lagi, Arif dan Bijaksana, segala Permasalahan pasti terselesaikan dengan baik dan Presisi.

“Kalau memang benar Peristiwa tersebut, maka sudah seharusnya diproses secara hukum. Periksa Camera CCTv dilingkungan setempat, karena hal tersebut sudah memenuhi Unsur Perbuatan Melawan Hukum, Tindak Pidana Pengancaman” pungkas Larshen Yunus, dengan nada geram.

Baca Juga :  Pemkab Kuansing Melepas Pawai Karnaval Se-Kuantan Tengah, Pj Sekda Apresiasi Peserta Mampu Tanamkan Nilai Nasionalisme

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua KNPI Provinsi Riau itu berkali-kali menegaskan, agar Aparat Kepolisian setempat (Mapolsek Siak Hulu ataupun Mapolsek Perhentian Raja) maupun pihak-pihak terkait benar-benar serius mengungkap Peristiwa Pengancaman seperti itu dan khusus bagi Kapolsek Perhentian Raja, agar segera menutup sekaligus menyegel SPBU dan Gudang Minyak Ilegal yang dimaksud.

“Segera Tangkap dan Penjarakan Pemilik sekaligus Penanggung Jawab SPBU dan Gudang Minyak Ilegal tersebut. Lalu telusuri semua identitas yang ada, termasuk yang melakukan Teror maupun Pengancaman di Rumah Wartawan Nando Saputra” tegas Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya mengakhiri pernyataan persnya.

Dilansir dari beberapa media online lainnya, Permasalahan tersebut akhirnya mendapatkan respon cepat dari Kapolres Kampar.

Melalui Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Kampar, bahwa secepatnya pihak Kepolisian diturunkan, guna menjaga Kondusifitas Rumah Pribadi Wartawan Media Online tersebut.

Kapolres Kampar berkali-kali menegaskan, bahwa Korban Teror atas nama Wartawan Nando Saputra Gulo melalui Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Kanit Tipidter), AKP Hermoliza, bahwa pihak Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menangani perkara tersebut secara Serius dan Profesional.

Dalam Komunikasi Via sambungan selulernya, (WhatsApp/WA), AKP Hermoliza menyampaikan Perhatian, Keprihatinan dan Kesiapannya untuk menindaklanjuti laporan yang disampaikan. Percakapan yang berlangsung hangat tersebut menjadi langkah awal koordinasi antara pihak kepolisian dan korban (12/2/2026).

Pada kesempatan yang sama, Nando Saputra Gulo menyatakan apresiasinya atas respons cepat jajaran Polres Kampar. Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan komitmen yang telah diberikan.

“Saya percaya dengan janji Pak Kanit untuk menangani kasus ini. Saya mengucapkan terimakasih atas Respons dan Perhatian yang diberikan,” ujar Nando.

AKP Hermoliza juga memastikan bahwa pihaknya akan memberikan perlindungan dengan mengirimkan personel untuk berjaga di Kediaman Nando, guna menjamin keamanan dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Jangan khawatir, Bang. Kami akan tangani kasus ini dengan serius,” tegas AKP Hermoliza.

Hingga saat ini, kasus dugaan teror tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Kepolisian menyatakan akan mendalami berbagai informasi dan bukti yang ada guna mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut.

Perkembangan lebih lanjut dari kasus ini akan terus dipantau. Publik berharap penanganan yang transparan dan tuntas demi menjamin rasa aman serta kebebasan pers di wilayah tersebut. (*)

Berita Terkait

Terendus dari Laporan Warga, Peredaran Sabu di Sunggal Digerebek Polisi
Polres Pematangsiantar Serahkan Bantuan Hewan Kurban dari Kapolri dan Kapolda Sumut di Mesjid Nurul Ikhwan
Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku Penganiayaan Dalam Tempo Kurang 3 Jam
Rumah Kosong Pinggir Sungai Jadi Lokasi Transaksi Sabu, Polisi Menyamar dan Meringkus Pengedar
Polrestabes Medan Ungkap Fakta Baru: THM Phantom Tak Punya Izin NPPBKC
Polda Sumut Sembelih 31 Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha & Dibagikan dalam 4.976 Paket
Polda Sumut Kerahkan Ratusan Personel Amankan Idul Adha 1447 H
Operasi Undercover Satresnarkoba Polres Binjai Berhasil Gagalkan Peredaran Ekstasi

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:29 WIB

Terendus dari Laporan Warga, Peredaran Sabu di Sunggal Digerebek Polisi

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:20 WIB

Polres Pematangsiantar Serahkan Bantuan Hewan Kurban dari Kapolri dan Kapolda Sumut di Mesjid Nurul Ikhwan

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:16 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku Penganiayaan Dalam Tempo Kurang 3 Jam

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:10 WIB

Rumah Kosong Pinggir Sungai Jadi Lokasi Transaksi Sabu, Polisi Menyamar dan Meringkus Pengedar

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:07 WIB

Polrestabes Medan Ungkap Fakta Baru: THM Phantom Tak Punya Izin NPPBKC

Berita Terbaru