Oknum Kades dan Pengurus Diduga Sekongkol Jual Yayasan Milik Khususiah Hingga Miliaran Rupiah

- Jurnalis

Kamis, 2 Mei 2024 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (NVC) — Oknum Kepala Desa (Kades) Penjambon, Kecamatan Negri Kanton, Kabupaten Pesawaran, Edi Wartoyo dan Ketua Yayasan Ainur Santri Nusantara, M.Ardi beserta Anggota Pembina, Sri Nurhayati diduga Kuat Sekongkol jual Yayasan Milik Khususiah untuk kepentingan Pribadi dan Kelompok miliaran rupiah

Terbongkarnya kasus ini berawal dari pengakuan pihak Ketua Dewan Pembina Yayasan Ainur Santri Nusantara, Khususiah mengaku jika yayasan miliknya telah dijual atau dihak kelolakan pihak lain serta dipindah tempatkan tanpa sepengetahuan dirinya.

“Bahkan Yayasan saya juga sudah diubah pengurusan disalah satu kantor notaris di Tulang Bawang, Provinsi Lampung juga tanpa sepengetahuan saya,” Kata Khususiah pada Rabu, (1/5/2024).

Khususiah juga menceritakan, jika oknum pengurusnya menjual yayasan tersebut diduga bersekongkol dengan oknum kepala desa Penjambon. Bahkan masih kata dia Akun PDDikti juga telah dijual ratusan juta oleh admin yayasan yang notabenenya anak dari anggota pembina Sri Nurhayati dengan harga ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  Polri Minta Keterangan Bendum PWI Terkait Korupsi Dana Hibah BUMN Rp.2,9 Miliar

“Mereka secara diam-diam tanpa sepengetahuan saya telah menjual yayasan berikut aset lembaga perguruan tinggi kami kepada pihak lain. Bahkan gedung yang kamu buat dengan modal sendiri yang menghabiskan anggaran lebih satu miliar saat ini telah dikuasai oleh oknum kepala desa Penjambon. Hak kami telah dirampok secara terang-terangan oleh mereka,” tegasnya.

Ketua Pembina Yayasan, Khususiah mengaku pihaknya saat ini sedang menyiapkan langkah hukum untuk melaporkan serta menggugat mereka secara hukum yang berlaku.

“Kami sedang siapkan laporan dan gugatan kejalur hukum,” pungkasnya. (Tim).

Sumber: Widya

Editor: Red

Berita Terkait

Sebut Tuduhan Bekingan adalah Fitnah, Pasar Buah 88 Pekanbaru Tempuh Jalur Hukum
Mesjid Al Mukaromah Bumi Ayu Kota Dumai, Sembelih 12 Sapi Qurban untuk Warga Sekitar
Mengaku Anggota BNNP, Pria Bernama Arya Dilaporkan Gelapkan Motor Milik Teman Sendiri
Wabup Siak : Idul Adha Momentum Merawat Persaudaraan dan Kepedulian Sosial
Keluarga Besar Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Mengucapkan: Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M
Taman Jalur Taluk Kuantan Menjadi Lautan Manusia Menyaksikan Pawai Takbiran Hari Raya Idul Adha 1447 H
Tanamkan Peduli Lingkungan dan Anti Narkoba, Polres Dumai Gelar Edukasi ‘Green Policing’ di SMKN 5
Polrestabes Medan Usut Jaringan Narkoba Phantom KTV, Surat Rekomendasi Penutupan Dilayangkan ke Wali Kota

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 01:19 WIB

Sebut Tuduhan Bekingan adalah Fitnah, Pasar Buah 88 Pekanbaru Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:41 WIB

Mesjid Al Mukaromah Bumi Ayu Kota Dumai, Sembelih 12 Sapi Qurban untuk Warga Sekitar

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:27 WIB

Mengaku Anggota BNNP, Pria Bernama Arya Dilaporkan Gelapkan Motor Milik Teman Sendiri

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:21 WIB

Wabup Siak : Idul Adha Momentum Merawat Persaudaraan dan Kepedulian Sosial

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:36 WIB

Keluarga Besar Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Mengucapkan: Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M

Berita Terbaru