Pemkab Siak Gandeng Pemerintah Swiss, UNDP dan Mitra Pembangunan Wujudkan Misi Ekologi

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIAK — Bupati Siak, Afni Z, menerima audiensi dan kunjungan lapangan dari perwakilan United Nations Development Programme (UNDP), Sekretariat Negara Swiss untuk Urusan Ekonomi (SECO), Kedutaan Besar Swiss, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta Kementerian Pertanian di Kabupaten Siak, Jumat (19/6).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan berbagai program lingkungan hidup yang telah berjalan di Kabupaten Siak sekaligus mempelajari implementasi kebijakan Siak Kabupaten Hijau sebagai model pembangunan daerah yang mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Siak menegaskan bahwa upaya menjaga kelestarian alam dan mewujudkan pembangunan berbasis ekologi tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah secara sendiri. Menurutnya, diperlukan kolaborasi multipihak atau pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat sipil, dan komunitas lokal.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri untuk menjaga lingkungan. Visi dan misi kami untuk mewujudkan Siak yang bermartabat dan berdaya saing berbasis ekologi membutuhkan dukungan serta kemitraan strategis dari berbagai pihak, termasuk mitra internasional,” ujar Afni.

Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Siak telah memiliki fondasi kebijakan yang kuat melalui Peraturan Daerah tentang Siak Kabupaten Hijau.

Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Siak juga membentuk Tim Siak Hijau sebagai wadah koordinasi multipihak yang berfungsi memfasilitasi berbagai bentuk kerja sama pembangunan hijau antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, dan lembaga pembangunan internasional.

Menurut Afni, keberadaan Tim Siak Hijau menjadi instrumen penting dalam memastikan seluruh dukungan program pembangunan berkelanjutan dapat berjalan secara terkoordinasi, selaras dengan kebutuhan daerah, serta mendukung pencapaian visi pembangunan Kabupaten Siak.

Di Provinsi Riau, Program Siak Pelalawan Landscape Program (SPLP) yang difasilitasi oleh Daemeter dan Proforest saat ini hanya dilaksanakan di dua wilayah, yakni Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan.

Baca Juga :  Fakta di Balik Klaim Bandar Narkoba yang Mengaku Setor Rp 160 Juta ke Polisi

Program tersebut berfokus pada perlindungan lanskap berkelanjutan melalui konservasi kawasan hutan, rehabilitasi ekosistem pesisir dan mangrove, restorasi gambut, penguatan perhutanan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui praktik ekonomi berkelanjutan.

Selain itu, program ini juga memberikan dukungan terhadap percepatan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi petani sawit swadaya agar produktivitas ekonomi masyarakat dapat terus meningkat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Bupati Afni menekankan bahwa berbagai program yang didukung oleh UNDP dan mitra internasional harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat dan mendukung agenda pembangunan daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang masuk ke Kabupaten Siak berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat dan visi pembangunan daerah. Kolaborasi ini harus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Salah satu perhatian utama Pemerintah Kabupaten Siak adalah perlindungan koridor satwa liar seperti harimau Sumatera, gajah, beruang madu, dan tapir yang masih ditemukan di sejumlah kawasan hutan di Siak. Upaya tersebut dinilai penting untuk mengurangi potensi konflik antara satwa dan manusia sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bupati Siak juga mendampingi para delegasi internasional meninjau sejumlah lokasi dan kawasan penting di Kabupaten Siak.

Selain berdiskusi mengenai pengelolaan lingkungan dan pembangunan hijau, para tamu diajak melihat secara langsung wajah Kota Siak, kawasan hijau, serta kekayaan sejarah dan budaya daerah, termasuk mengunjungi Istana Siak sebagai salah satu ikon warisan budaya Melayu.

Sementara itu, Pimpinan Proyek Siak Pelalawan Landscape Program, Jimmy Widopo, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Siak. (**/Inf)

Berita Terkait

Kendaraan Dinas DPRD Dicurigai, Sekwan Sebut untuk Ketua, Juprizal: Data BPKAD, itu untuk Ajudan
Sikat Pelaku Curat-Curas dalam 2 Pekan, Polda Sumut dan Jajaran Ungkap 441 Kasus, Tangkap 485
Kapolres Binjai Terima Sertifikat Pelatihan Barista, Dorong Pengembangan Kompetensi Personel
Satresnarkoba Polres Binjai Bekuk Empat Terduga Bandar Narkoba, Sita Sabu dan Ekstasi
Wujudkan Rasa Aman Beribadah, Polsek Stabat Gelar Pengamanan Ibadah Minggu Kasih
Curi Sepeda Motor dan Uang Rp10 Juta, Pria 33 Tahun Diamankan Polsek Hamparan Perak
LAPAS Narkotika Kelas IIB Rumbai Laksanakan Rutinitas Apel Penuh dengan Khidmat
Tak Surut di Tengah Efisiensi, Bupati Afni Tetap Siapkan Bonus Bagi Qori Berprestasi

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:04 WIB

Kendaraan Dinas DPRD Dicurigai, Sekwan Sebut untuk Ketua, Juprizal: Data BPKAD, itu untuk Ajudan

Senin, 28 September 2026 - 15:56 WIB

Sikat Pelaku Curat-Curas dalam 2 Pekan, Polda Sumut dan Jajaran Ungkap 441 Kasus, Tangkap 485

Senin, 28 September 2026 - 15:54 WIB

Kapolres Binjai Terima Sertifikat Pelatihan Barista, Dorong Pengembangan Kompetensi Personel

Senin, 28 September 2026 - 15:52 WIB

Satresnarkoba Polres Binjai Bekuk Empat Terduga Bandar Narkoba, Sita Sabu dan Ekstasi

Senin, 28 September 2026 - 15:50 WIB

Wujudkan Rasa Aman Beribadah, Polsek Stabat Gelar Pengamanan Ibadah Minggu Kasih

Berita Terbaru