Satwa yang Terancam tidak Bisa Bicara, JHI: Kita yang Menjadi Juru Bicara Lingkungan

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indragiri Hilir, RIAU – Jurnalis Hijau Independen (JHI) menegaskan peran sentralnya dalam melindungi lingkungan dan satwa liar yang semakin terancam. Pesan tegas mereka: setiap kerusakan alam adalah berita yang tidak boleh terlupakan.

Setiap butiran tanah yang terluka, setiap pepohonan yang tumbang itu adalah berita yang menunggu untuk ditulis.

Kita catat dengan hati yang peduli dan tangan yang jujur, “SEKJEN JHI. Indra Syahputra menambahkan, “Tanah yang sehat adalah warisan masa depan. Kita jagalah warisan itu dengan tulisan yang tegas, tanpa takut menghadapi siapa pun yang mencoba merusaknya.”

Pesan itu semakin kuat ketika merujuk pada dampak kerusakan alam yang nyata. “Bumi tidak mengeluh, tetapi ia berbicara melalui banjir, kebakaran, dan kekeringan,” katanya. Minggu, (7/12/2025)

Menyoroti ancaman yang menghadapi wilayah Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Yang banyak memiliki ekosistem pesisir dan hutan.

Tidak hanya tanah dan pepohonan, Ketum JHI Syahwani juga menekankan perlindungan satwa liar.

Baca Juga :  Baru Saja Dibeli, Rem Honda PCX Sering Blong, Konsumen : Produk Honda PCX Jadi  Ancaman Bagi Nyawa Manusia

“Setiap harimau yang hilang, setiap burung yang berhenti bernyanyi itu adalah berita yang menyakitkan. Kita ceritakan dengan hati yang peduli, agar orang mulai menghargai keberadaan mereka,” ungkapnya.

“Hutan adalah rumah mereka, kebebasan adalah hak mereka kita jagalah rumah dan hak itu dengan tulisan yang independen, tanpa takut menghadapi siapa pun yang mencuri tempat tinggal mereka,” tegasnya.

Kesimpulannya, “Satwa liar tidak bisa berbicara untuk diri sendiri kita adalah juru bicara mereka, membawa suaranya ke meja pembicaraan yang dulu hanya diisi oleh manusia”.

Pesan JHI ini muncul ketika masalah penebangan liar kayu bakau dan kerusakan mangrove semakin marak di Inhil, mengancam ekosistem dan keamanan masyarakat.

Mereka berjanji akan terus melaporkan dengan transparansi untuk mendorong tindakan nyata dari semua pihak. ***

Editor : Red

Berita Terkait

Fokus Temukan Talenta Cinta Al-Qur’an, Pemkab Siak Matangkan Persiapan MTQ Kecamatan dan Kabupaten 2026
KPU Provinsi Riau Serap Masukan Publik untuk Penyempurnaan Standar Pelayanan PPID
Polda Sumut Siapkan 6,16 Hektare Lahan Dukung Percepatan Swasembada Bawang Putih
Kapolda Sumut Cek Langsung Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Samosir
Polres Binjai Ungkap 18 Kasus Narkotika dalam Tiga Pekan, 20 Tersangka Diamankan
Ditbinmas dan Humas Polda Riau Bersama Insan Pers Satukan Semangat Merah Putih di HUT RI Ke-81
HUT RI ke-81, PTPN IV Regional I Beri Penghargaan Masa Pengabdian kepada 813 Karyawan
Rutin Senam Pagi, Warga Binaan Rutan Dumai Jaga Kebugaran dan Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Fokus Temukan Talenta Cinta Al-Qur’an, Pemkab Siak Matangkan Persiapan MTQ Kecamatan dan Kabupaten 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:17 WIB

KPU Provinsi Riau Serap Masukan Publik untuk Penyempurnaan Standar Pelayanan PPID

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Polda Sumut Siapkan 6,16 Hektare Lahan Dukung Percepatan Swasembada Bawang Putih

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolda Sumut Cek Langsung Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Samosir

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Polres Binjai Ungkap 18 Kasus Narkotika dalam Tiga Pekan, 20 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru