Sekdaprov Riau Syahrial Abdi Paparkan Keberhasilan Penanganan Karhutla di Universitas Riau

- Jurnalis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU — Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyatakan Provinsi Riau telah menemukan format terbaik dalam pengelolaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri International Conference on Peatland Research & Innovation 2026 di Integrated Classroom Universitas Riau, Pekanbaru, pada Sabtu (31/10/2026).

Keberhasilan penanganan karhutla ini merupakan buah dari perjalanan panjang dan sinergi antara pemerintah daerah serta masyarakat.

Pengelolaan lahan gambut secara terpadu menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekosistem di wilayah Riau.

“Hari ini, Provinsi Riau kita alhamdulillah sudah menemukan format-format terbaiknya dan Riau menjadi salah satu provinsi yang mulai berhasil di dalam pengelolaan itu. Meskipun kita punya perjalanan panjang,” ujar Syahrial Abdi.

Ia menambahkan bahwa capaian positif ini lahir dari ikhtiar serta kesungguhan berbagai pihak dalam mengatasi persoalan karhutla.

Menurutnya, tantangan lingkungan yang dihadapi selama bertahun-tahun kini mulai dapat diantisipasi secara terstruktur.

Baca Juga :  Ditanya Media Soal Belanja Server Senilai Hampir Rp 2 Milyar, Kepala DPMPTSP Pekanbaru Akmal Khairi: Kami Sedang Diperiksa BPK RI

Berdasarkan data resmi Pemerintah Provinsi Riau, program restorasi gambut di wilayah tersebut telah mencakup areal seluas 451 ribu hektare.

Capaian pemulihan ekosistem tersebut dicatatkan secara bertahap sepanjang periode tahun 2016 hingga 2024.

Penanganan di tingkat tapak juga diperkuat dengan pembangunan 2.077 unit sekat kanal dan 1.125 unit sumur bor. Infrastruktur kebasahan gambut tersebut berfungsi vital menjaga kelembapan tanah agar tidak mudah terbakar saat musim kemarau.

Selain infrastruktur fisik, pemerintah telah melakukan kegiatan revegetasi lahan seluas kurang lebih 390 hektare. Langkah tersebut disempurnakan dengan penyaluran 291 paket program revitalisasi ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan.

“Berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari langkah pemulihan ekosistem gambut sekaligus menjaga tata air kawasan agar tetap berfungsi dengan baik,” tuturnya. (*/Ev/Am)

Berita Terkait

Wako Agung: MTQ Tingkat Kecamatan untuk Persiapan MTQ Tingkat Kota Pekanbaru
DPRD Kota Dumai Hadiri Ramah Tamah HUT Ke-67 Pemuda Pancasila
Hari Keenam Ops Patuh Toba 2026, Polda Sumut Padukan Penindakan dan Edukasi Keselamatan
Bupati Afni Resmi Buka MTQ Kecamatan Kandis : Astaka Tidak Megah Tapi Bonus Diutamakan
Wabup Syamsurizal Buka Musda V MUI Siak, Dorong Ulama Mampu Jawab Persoalan Umat
Kapolda Sumut Ajak Jamaah Masjid Muslimin Teladan Bersama Tolak Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Kapolres Binjai Tegas Berantas Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan dengan Sabu 86,67 Gram
Lindungi Konsumen, Satgas Pangan Polri Ungkap Dugaan Kecurangan Beras Fortifikasi 525 Ton

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Sekdaprov Riau Syahrial Abdi Paparkan Keberhasilan Penanganan Karhutla di Universitas Riau

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Wako Agung: MTQ Tingkat Kecamatan untuk Persiapan MTQ Tingkat Kota Pekanbaru

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:46 WIB

DPRD Kota Dumai Hadiri Ramah Tamah HUT Ke-67 Pemuda Pancasila

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Hari Keenam Ops Patuh Toba 2026, Polda Sumut Padukan Penindakan dan Edukasi Keselamatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Bupati Afni Resmi Buka MTQ Kecamatan Kandis : Astaka Tidak Megah Tapi Bonus Diutamakan

Berita Terbaru