Upacara HSN 2026 Siak Berlangsung Khidmat, Bupati Afni: Santri Penjaga Nadi Bangsa

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIAK — Di bawah guyuran hujan, Upacara Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 di Lapangan Tugu depan Istana Siak, Sabtu (24/10/2026) pagi. Berlangsung Khidmat dan Sukses.

Meski ribuan santri berdiri di atas tanah yang basah, di bawah langit yang mendung, ratusan santriwan-santriwati tetap berdiri tegak. Jubah dan peci yang basah justru menjadi saksi bisu keteguhan mereka.

Bupati Siak Afni Z selaku pembina upacara dalam amanatnya, menyimpan sejarah panjang perjuangan Santri mempertahankan kemerdekaan Indonesia, ia menegaskan satu hal : santri adalah penjaga nadi bangsa.

“Ini adalah tonggak sejarah pengakuan bahwa santri penjaga moral dan akhlak, penggerak sejarah, pelopor modernisasi beragama, dan adaptif dengan era modern,” tegas Afni dengan suara lantang di tengah gerimis.

Di momen penuh haru itu, Afni menitipkan sebuah pesan mendalam. Ketika ikhtiar para pemimpin tak lagi cukup mengetuk pintu kekuasaan di Jakarta, maka harapan itu dititipkan kepada mereka yang tak pernah lelah terjaga dalam doa.

Baca Juga :  Direktorat Polairud Polda Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan 5 Ton Beras SPHP untuk Warga Sekitar Mako Polairud

“Ketika ikhtiar kami para umara mungkin tidak cukup untuk mengetuk pintu-pintu kekuasaan di sana. Ketika sebagian dari kami mungkin terlelap karena lelah dengan ikhtiar dunia yang tak berujung. Maka cahaya negeri ini dititipkan, diperjuangkan kepada para santri yang selalu terjaga dengan zikir, salawat, dan doa-doa terbaiknya,” ujar Afni.

Ia pun bersyukur, di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, negara akhirnya benar-benar hadir untuk pesantren melalui hadirnya Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama.

Upacara yang diawali dengan hujan, ditutup dengan doa yang melangit. Afni mengajak seluruh yang hadir untuk mendoakan para ulama, santri, dan pahlawan yang telah gugur demi keutuhan bangsa.

“Teruslah menjaga tradisi, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, dan mengabdikan diri untuk negeri. Jadilah santri yang menguatkan negeri Indonesia kita,” pesannya.

Hujan telah usai, namun pesan itu tinggal. Bahwa dari Siak, dari Lapangan Tugu yang basah itu, cahaya negeri ini akan terus dijaga oleh para santri. (*/Inf)

Berita Terkait

PETI Kembali Disorot di Kuansing, ATHIA Pertanyakan Sikap Kanit Tipidter dan Desak Kapolres Lakukan Evaluasi
Kemah Kerukunan di Siak Libatkan 1.711 Peserta, Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
Aktivitas PETI di Gunung Toar Dilaporkan ke Kapolsek Kuantan Mudik
PETI Kembali Terpantau di Belakang Mapolres Kuansing, ATHIA Tagih Bukti Nyata Penegakan Hukum
Polda Sumut Tanam Pohon untuk Cegah Banjir dan Lestarikan Lingkungan
Ditreskrimsus Polda Sumut Hadirkan Inovasi Kuat Wassidik Tingkatkan Pelayanan
Kapolri Tegaskan Perang terhadap Narkoba, 1,16 Ton Ketamin Disita dari Kapal Asing
Kapolri Apresiasi Kapolda dan Jajaran, Joint Operation Ungkap 1,16 Ton Ketamin di Sumut

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Upacara HSN 2026 Siak Berlangsung Khidmat, Bupati Afni: Santri Penjaga Nadi Bangsa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

PETI Kembali Disorot di Kuansing, ATHIA Pertanyakan Sikap Kanit Tipidter dan Desak Kapolres Lakukan Evaluasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kemah Kerukunan di Siak Libatkan 1.711 Peserta, Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Aktivitas PETI di Gunung Toar Dilaporkan ke Kapolsek Kuantan Mudik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:32 WIB

PETI Kembali Terpantau di Belakang Mapolres Kuansing, ATHIA Tagih Bukti Nyata Penegakan Hukum

Berita Terbaru