Viral! Buruh PT Palma 1 Diusir dengan Disertai Kekerasan, Kini Mereka Menginap di Kantor Disnakertrans Provinsi Riau

- Jurnalis

Rabu, 5 Februari 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, (NV) — Sejumlah buruh PT Palma 1, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, mengalami nasib tragis setelah diusir paksa oleh pihak perusahaan. Tidak hanya kehilangan pekerjaan, mereka juga kehilangan tempat tinggal dan kini terpaksa menginap di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Riau.

Menurut informasi yang dihimpun, pengusiran tersebut dilakukan secara tidak manusiawi. Para buruh bahkan mengaku mengalami tindak kekerasan dari oknum petugas keamanan perusahaan, yang menyebabkan beberapa dari mereka mengalami luka-luka. Bahkan, ada yang mengeluarkan darah akibat dugaan penganiayaan tersebut.

Tak hanya itu, barang-barang pribadi mereka juga diduga diseret dan dirusak oleh pihak perusahaan. Peristiwa memilukan ini sempat terekam dan videonya menjadi viral di media sosial. Para buruh pun telah melaporkan dugaan penganiayaan ini ke pihak kepolisian setempat untuk meminta perlindungan hukum.

Pasca-insiden tersebut, Disnaker Kabupaten Inhu telah mengupayakan mediasi antara buruh dan pihak perusahaan. Namun, upaya ini menemui jalan buntu karena perusahaan tidak hadir dalam dua kali pertemuan yang dijadwalkan.

Ketiadaan perwakilan dari pihak perusahaan membuat permasalahan ini tidak mendapatkan solusi. Kecewa dengan kondisi ini, para buruh akhirnya berangkat ke Pekanbaru untuk mencari keadilan di Disnaker Provinsi Riau.

Baca Juga :  LAPAS Bengkalis Razia Gabungan, Lakukan Tes Urine, Periksa Narkoba dan Sajam

“Kami tidak punya tempat lagi, dan barang-barang kami sudah hancur akibat ulah perusahaan. Makanya kami menginap di sini,” ujar salah satu buruh saat diwawancarai di halaman Kantor Disnaker Riau, Rabu (5/2/2025).

Para buruh yang kini bertahan di halaman Kantor Disnaker Riau itu menuntut kembali bekerja seperti semula. Mereka berharap Disnaker Riau dan Disnaker Inhu segera bertindak untuk perintahkan perusahaan agar mempekerjakan mereka kembali.

“Kami meminta agar Disnaker Riau dan Inhu segera memerintahkan pihak perusahaan untuk mengembalikan kami bekerja seperti sebelumnya,” ujar salah satu buruh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada perwakilan dari Disnaker Riau yang menemui mereka untuk memberikan tanggapan atau solusi atas masalah ini.

Merasa hak mereka diabaikan, para buruh bertekad bertahan di halaman Kantor Disnaker Riau hingga tuntutan mereka terpenuhi.

“Sebelum masalah ini selesai dan kami kembali bekerja, kami akan tetap menginap di sini. Ini adalah perjuangan kami,” ujar salah satu buruh dengan tegas. **

Editor : RedNV

Berita Terkait

Pemkab Siak Dukung KPK Benahi Sengkarut DBH MIGAS PI 10%, Utamakan Kesejahteraan Rakyat
PETI Masih Beroperasi di Jantung Kota Teluk Kuantan, Tidak Ada Tindakan APH Setempat
Penyegelan hanya Bersifat Sementara, KKP Pastikan Investasi di KITB Tetap Jalan
Kabar Gembira bagi ASN dan P3K, Pemkab Siak Pastikan Bayar Gaji ke 13 Dari APBD
Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Siak Manfaatkan Lahan Tidur
Revitalisasi Istana Kesultanan Siak, Bupati Siak Dorong KITB Kembali Jadi PSN
Ukir Sejarah Baru Bagi Negeri Istana, Anak Siak Terpilih Jadi Paskibraka Nasional
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Ziarah ke TMP Medan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:29 WIB

Pemkab Siak Dukung KPK Benahi Sengkarut DBH MIGAS PI 10%, Utamakan Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:22 WIB

PETI Masih Beroperasi di Jantung Kota Teluk Kuantan, Tidak Ada Tindakan APH Setempat

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:25 WIB

Penyegelan hanya Bersifat Sementara, KKP Pastikan Investasi di KITB Tetap Jalan

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:17 WIB

Kabar Gembira bagi ASN dan P3K, Pemkab Siak Pastikan Bayar Gaji ke 13 Dari APBD

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:10 WIB

Tingkatkan PAD dan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Siak Manfaatkan Lahan Tidur

Berita Terbaru