49 Pelajar Diamankan hingga Sajam Disita, Kapolsek Biru-Biru Beberkan Cara Tekan Geng Motor dan Tawuran

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Polsek Biru-Biru terus menggencarkan upaya menekan aksi kriminalitas jalanan dan kenakalan remaja di wilayah hukumnya. Mulai dari tindak pidana 3C (curat, curas dan curanmor), balap liar, geng motor hingga tawuran menjadi fokus penanganan aparat kepolisian.

 

Hal itu disampaikan Kapolsek Biru-Biru, IPTU Indra Kristian Tamba, S.E., M.H., dalam dialog radio di RRI Medan, Rabu (13/5/2026), dengan tema Peran Polsek Biru-Biru dalam Menekan TP 3C, Balap Liar, Geng Motor serta Tawuran di Wilkum Polsek Biru-Biru.

 

Dalam dialog tersebut, IPTU Indra menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, Polsek Biru-Biru terus hadir di tengah masyarakat melalui langkah preventif maupun penindakan tegas namun humanis.

 

“Polsek Biru-Biru berkomitmen menjaga kondusifitas wilayah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam menekan tindak pidana 3C, balap liar, geng motor serta tawuran yang sangat meresahkan,” ujar IPTU Indra.

 

Ia mengungkapkan, pada 22 April 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, personel Polsek Biru-Biru mengamankan 49 pelajar yang melakukan konvoi menggunakan 20 unit sepeda motor. Para pelajar tersebut berasal dari wilayah Biru-Biru, Patumbak, Delitua hingga Kota Medan.

 

Langkah itu dilakukan untuk mencegah potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya.

 

Tak hanya itu, pada 26 April 2026 sekitar pukul 07.30 WIB, Polsek Biru-Biru kembali mengamankan tujuh pelajar asal Biru-Biru. Dari jumlah tersebut, empat pelajar diproses lebih lanjut karena memiliki senjata tajam.

Baca Juga :  Wakapolres Pesisir Barat Hadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Kesiapan Pengawas Pemilu

 

Selain melakukan penindakan, Polsek Biru-Biru juga rutin melaksanakan patroli malam di titik-titik rawan kejahatan dan balap liar guna mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.

 

Dalam dialog radio tersebut, IPTU Indra juga menjelaskan sejumlah faktor penyebab maraknya geng motor di kalangan remaja. Mulai dari kurangnya pengawasan orang tua, pengaruh lingkungan pergaulan negatif, penyalahgunaan media sosial, hingga rendahnya kesadaran hukum.

 

“Selain itu ada faktor ingin diakui, mencari identitas diri, dan solidaritas kelompok yang salah arah sehingga akhirnya terlibat aksi kekerasan maupun tindak kriminal,” katanya.

 

Menurutnya, keberadaan geng motor membawa dampak serius bagi masyarakat, mulai dari menimbulkan rasa takut, memicu aksi kekerasan dan perusakan, hingga menyebabkan kecelakaan akibat balap liar.

 

Karena itu, IPTU Indra menekankan bahwa penanganan geng motor tidak bisa hanya dilakukan kepolisian, melainkan membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat.

 

Ia mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, sekolah memperkuat pembinaan karakter, serta masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

 

Sementara itu, pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli rutin, razia, penyuluhan ke sekolah-sekolah serta memperkuat sinergi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemerintah setempat.

 

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan generasi muda, agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak mudah terpengaruh ajakan negatif yang dapat merusak masa depan,” pungkasnya.

(Red/lNDRA Cahaya tanjung)

Berita Terkait

Unggul di Enam Kategori, Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri
Berawal dari Informasi Warga, Polisi Ungkap 11 Batang Ganja di Ladang
Polres Batu Bara Ungkap Peredaran Ketamin, Hampir 1 Kilogram Diamankan
Polres Binjai Tangkap Pelaku Peredaran Catrige Pod Mengandung Etomidate
Dalam Dua Hari, Tiga Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Binjai Saat Edarkan Narkoba
KPU Riau Lanjutkan Sekolah Pemilu Hijau, Mahasiswa Dalami Sistem Pemilu dan Demokrasi Berkelanjutan
Dapat Dukungan Dana APBN, Tahun Ini Pemkab Siak Gelar Festival Siak Bermadah
Polres Binjai Ungkap Kasus Pembuangan Bayi, Curas, Curat dan Hasil Operasi Pekat Toba 2026

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Unggul di Enam Kategori, Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polisi Ungkap 11 Batang Ganja di Ladang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Polres Batu Bara Ungkap Peredaran Ketamin, Hampir 1 Kilogram Diamankan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Polres Binjai Tangkap Pelaku Peredaran Catrige Pod Mengandung Etomidate

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Dalam Dua Hari, Tiga Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Binjai Saat Edarkan Narkoba

Berita Terbaru