RIAU, (NVC) — Pemimpin Redaksi Media On-Line nadaviral.com, yang juga merupakan Ketua DPD Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Provinsi Riau, sekaligus sebagai Wakil Ketua Umum DPP Perkumpulan Pemimpin Media Independen (P2MI), Bomen, menyambut baik keputusan DPP Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) membekukan sementara kepengurusan DPW PWDPI Riau.
Pembekuan kepengurusan DPW PWDPI Riau, sesuai keputusan DPP PWDPI Pusat Nomor : 055/SP/DPP-PWDPI/XII/2024. Secara sah dan resmi dibekukan pada Jum’at, tanggal 01 November 2024. Ditandatangani langsung oleh Ketua Umum, Muhammad Nurullah.RS dan Sekretaris Jenderal, Nova Indriani, A.Md.
“Saya selaku Jurnalis yang pernah digabungkan di kepengurusan DPW PWDPI Riau oleh Ketua DPW PWDPI Riau, Fifit Lidya Elsyah dengan jabatan saya sebagai Wakil Ketua, maka saya menyambut baik keputusan dari DPP PWDPI Pusat membekukan kepengurusan PWDPI Riau untuk sementara,” kata Bomen. Selasa, (17/12/2024).

Bomen mengungkapkan, dirinya berterimakasih kepada Ketua Umum beserta jajaran dan Ketua PWDPI Riau beserta jajaran yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya menjabat Wakil Ketua PWDPI Riau, walau belum seumur Jagung.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya baik ke DPP maupun ke DPW PWDPI Riau yang telah memberikan kepercayaan kepada saya sebagai Wakil Ketua PWDPI Riau, walau belum seumur Jagung lalu dibekukan,” ujarnya.
“Saya tidak tahu apa faktornya, namun setidaknya saya sudah berupaya semampu saya mempromosikan nama PWDPI Riau melalui publikasi di Media. Saya harus akui, bahwa sejak bulan Juli 2024, komunikasi dan koordinasi serta Giat PWDPI Riau lumpuh total hingga November 2024,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, lanjut Jurnalis Penulis Terbaik yang juga Alumni PJC ini, menyampaikan kepada TNI, POLRI, Pemerintah, Perusahaan BUMN, BUMD, Swasta dan seluruh elemen masyarakat Riau khususnya.
Bahwa, PWDPI Riau telah dibekukan dan diminta kepada semua pihak agar tidak melayani dalam bentuk apa pun jika ada oknum yang mengatasnamakan PWDPI Riau.
“Mulai dari ditetapkannya keputusan DPP PWDPI membekukan PWDPI Riau, maka diharapkan kepada tekan-tekan yang selama ini tergabung di PWDPI Riau tidak lagi menggunakan nama PWDPI, baik Baju Dinas ber Logi PWDPI maupun segala bentuk urusan lainnya supaya terhindar dari ancaman Pidana,” himbau Bomen.
Selanjutnya, “Kepada rekan-rekan yang masih aktif di cabang seperti DPC PWDPI Kabupaten / Kota di Riau, tetap berjalan normatif, komunikatif, koordinasi dan patuhi arahan langsung dari DPP,” ujarnya.

Jurnalis yang sudah menulis di 10 (Sepuluh) Koran sejak 1999-2022 ini, mengajak rekan-rekan Wartawan untuk tetap solid dan menjaga Marwah Pers serta menjaga Kode Etik Jurnalis Indonesia (KEJI).
“Bila mana ada rekan-rekan yang minat membentuk pengurus baru di DPW PWDPI Riau, dapat menghubungi DPP untuk melanjutkan kepengurusan berikutnya. Saya Do’akan agar kepengurusan berikutnya lebih baik dari sekarang,” sebutnya.
Kesan terbaiknya, pada saat Hari Lahir PANCASILA tanggal 01 Juni 2024. Presiden RI, Joko Widodo hadir di Riau, tepatnya di Kota Dumai dan menjadi Irup Harlah Pancasila.
“PWDPI Riau dipercaya untuk meliput Giat tersebut hingga Ring-1 setelah mendapat fasilitasi dari Pemerintah Pusat dan Daerah serta dari Danrem 031/WB Riau. Pesan saya, agar pengurus berikutnya memberikan yang terbaik membangun Bangsa dan Negara untuk kesejahteraan bersama,” pungkasnya. ***
Editor : REDNVC






















