PEKANBARU – Sebagaimana berita viral sebelumnya, Yayasan Riau Madani resmi mengajukan permohonan eksekusi atas putusan perkara Kebun Kelapa Sawit dalam Kawasan Hutan milik Anggota DPRD Provinsi Riau, Edi Basri, ke Pengadilan Negeri Bangkinang.
Permohonan ini diajukan setelah Mahkamah Agung Republik Indonesia menolak kasasi Edi Basri dalam perkara: Nomor: 5440 K/Pdt/2024. Tanggal putusan: 16 Desember 2024.
Dengan putusan tersebut, perkara ini telah inkracht (berkekuatan hukum tetap) dan tidak ada lagi alasan hukum untuk menunda eksekusi. Mahasiswa Jakarta turun tangan dan siap kawal proses Eksekusi.
Gelombang tekanan publik mulai menguat. Mahasiswa Riau–Jakarta menegaskan akan turun langsung mengawal proses eksekusi yang diajukan Yayasan Riau Madani.
Tidak hanya itu, mereka juga memastikan akan akan menggelar aksi damai besar-besaran di Mahkamah Agung.
“Kami tidak akan tinggal diam. Mahasiswa Jakarta akan mengawal penuh permohonan Eksekusi yang diajukan Yayasan Riau Madani. Jika perlu, kami akan turun langsung hingga Eksekusi benar-benar dilakukan,” tegas perwakilan Mahasiswa.
Menjawab konfirmasi Redaksi Media NadaViral.com pada tanggal 29 Maret 2026, Pukul 16.05 WIB, H. Edi Basri menilai serangan melalui pemberitaan tersebut adalah hanya untuk kepentingan tertentu.
“Saya sudah tau dan memahami tujuan adik-adik itu, namun tidaklah mungkin saya harus membalas serangan mereka, karena saya tahu, bahwa saya ini Wakil Rakyat sebagai DPRD Riau. Saya lebih fokus untuk urusan Rakyat,” kata Edi Basri.
Bahkan, lanjut Edi Basri, “Saat ini saya masih berada di luar mengikuti acara Masyarakat, sekaligus menampung Aspirasi Rakyat. Masih banyak Masyarakat dengan ekonomi susah dan miskin, itu yang perlu diurus,” tegas Edi.
Anggota DPRD Riau Edi Basri yang begitu proaktif berbaur di tengah-tengah Masyarakat itu, mengungkapkan sedikit kekecewaan nya terhadap oknum yang akhir-akhir ini menyoroti nya.
“Sebelumnya oknum itu sudah kenal sama saya, bahkan mereka pernah minta bantu ke saya dan saya bantu, alasan mau ke Jakarta, ya, saya bantu. Itu yang saya maksud kesal dan kecewa,” ungkapnya.
Sebagai panutan dan Tokoh sekaligus sebagai Wakil Rakyat, Ketua Komisi III DPRD Riau, H. Edi Basri, SH.,M.Si ini tidak persoalkan sorotan terhadap dirinya dan jabatannya sebagai Anggota DPRD Riau.
“Saya ini Tokoh Masyarakat dan sekaligus sebagai Wakil Rakyat di DPRD Riau. Saya tidak perlu merespon hal-hal semacam itu, apa lagi saya sudah tahu apa tujuan mereka,” pungkas nya. (Bomen)






















