Korupsi Dana Jaspel, Polda Riau Bakal Periksa Mantan Direktur RSD Madani

- Jurnalis

Sabtu, 30 November 2024 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, (NVC) — Indikasi dugaan korupsi atas pembayaran Jasa Dokter dan Tenaga Medis hingga penerimaan anggaran melalui Rekening pribadi oknum Direktur RSD Madani.

Beredar viral di beberapa Media, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menyelidiki dugaan korupsi di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru.

Hal ini disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Nasriadi, dalam konferensi pers di Mapolda Riau, Selasa (19/11/2024).

“Dapat kami sampaikan bahwa saat ini Ditreskrimsus Polda Riau melakukan penyelidikan dugaan korupsi terkait pengelolaan dana BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) RSD Madani tahun 2021-2024,” ungkap Nasriadi.

Ia menjelaskan, perkara ini ditangani tim penyidik Subdit 3 Tipikor Ditreskrimsus Polda Riau.

Penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan pengaduan masyarakat mengenai dugaan korupsi di RSD Madani Pekanbaru.

Dugaan korupsi tersebut berfokus pada menunggaknya pembayaran jasa Dokter dan Tenaga Medis, yang dikenal dengan istilah Jasa Pelayanan (Jaspel) tahun 2021, yang baru dibayarkan tahun 2023.

“Pada 2024, Jaspel baru dibayarkan satu kali pada bulan Oktober untuk Jaspel bulan Agustus sebesar Rp 241.534.845. Terhadap sumber Jaspelnya sudah cair dari BPJS,” jelas Nasriadi.

Ia menjelaskan, perkara ini ditangani tim penyidik Subdit 3 Tipikor Ditreskrimsus Polda Riau.

Penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan pengaduan masyarakat mengenai dugaan korupsi di RSD Madani Pekanbaru.

Dugaan korupsi tersebut berfokus pada menunggaknya pembayaran jasa dokter dan tenaga medis, yang dikenal dengan istilah jasa pelayanan Jaspel tahun 2021, yang baru dibayarkan tahun 2023.

“Pada 2024, Jaspel baru dibayarkan satu kali pada bulan Oktober untuk Jaspel bulan Agustus sebesar Rp 241.534.845. Terhadap sumber Jaspel nya sudah cair dari BPJS,” jelas Nasriadi.

Baca Juga :  Kabid Pengawasan Disperindag Riau (AS) dan Pemilik Gudang Minyak Goreng Bekas (A) Kepergok Sedang Melakukan Pertemuan dengan Pagar Ditutup Rapat?

Namun, menurut keterangan pegawai rumah sakit, pembayaran Jaspel tersebut tergantung pada kebijakan Direktur RSD Madani, Arnaldo Eka Putra.

Nasriadi juga menyebutkan adanya beberapa rekanan rumah sakit yang telah menyelesaikan pekerjaannya, tetapi belum menerima pembayaran.

Proyek-proyek tersebut tidak tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) atau Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) RSD Madani.

“Pembayaran informasinya dilakukan melalui rekening pribadi Direktur RSD Madani,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan yang sedang berlangsung, penyidik memanggil dan memeriksa pihak RSD Madani.

Hasil pemeriksaan menunjukkan, masih ada tunggakan Jaspel tahun 2024 kepada para Medis dan pegawai RSD Madani.

“Kami juga mengumpulkan dokumen terkait penggunaan dana yang bersumber dari DPA dan RBA tahun 2021-2024,” sebut Nasriadi.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Inspektorat Kota Pekanbaru, mengingat rumah sakit ini merupakan milik pemerintah daerah Kota Pekanbaru.

Menurut Nasriadi, Pemerintah Kota Pekanbaru telah memecat atau menonjob-kan Arnaldo Eka Putra dari jabatannya sebagai Direktur RSD Madani.

Rencana selanjutnya, penyidik akan melakukan pemeriksaan maraton terhadap pihak terkait di RSD Madani.

Untuk mendalami perkara ini, polisi juga berkoordinasi dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk mempercepat pengumpulan dokumen sebagai acuan penyidik dalam mengkonstruksi perbuatan-perbuatan yang diduga melawan hukum.

Sayangnya, ketika hendak dikonfirmasi mantan Direktur RSD Madani, Arnaldo Eka Putra, Sabtu (30/11/2024), ternyata lebih dulu Naldo memblokir nomor WhatsApp Jurnalis karena sebelum nya dikonfirmasi terkait dugaan Korupsi dana Belanja Obat dengan nilai Rp 4,3 miliar. *** (bersambung..)

Editor : RedNV

Berita Terkait

Parah! Oknum Wartawan Inisial O Laia Tipu dan Peras Lefistina Zalukhu Isteri Korban Penganiayaan
Galian C Diduga Ilegal Penyebab Meninggalnya Warga, Keluarga Korban Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan
IKKS Inhu Siap Sukseskan MTQ Riau di Kuansing, Komitmen Jadi Kekuatan Perantau untuk Daerah
Sinergi Taktis Brimob dan Polda Sumut Matangkan Sispamkota Lewat Tactical Floor Game
Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Wafat, Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Sarang Narkoba di Klambir V, 3 Orang Diamankan
Brimob Polda Sumut Tampil Humanis dan Profesional, Kawal Penyampaian Aspirasi di Kantor Gubernur
Warga Binaan Kendalikan Narkoba dari Lapas, Pihak LPN Rumbai Tegaskan Bersinergi dengan Bareskrim Polri

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:44 WIB

Parah! Oknum Wartawan Inisial O Laia Tipu dan Peras Lefistina Zalukhu Isteri Korban Penganiayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 21:43 WIB

Galian C Diduga Ilegal Penyebab Meninggalnya Warga, Keluarga Korban Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan

Sabtu, 18 April 2026 - 18:23 WIB

IKKS Inhu Siap Sukseskan MTQ Riau di Kuansing, Komitmen Jadi Kekuatan Perantau untuk Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 09:05 WIB

Sinergi Taktis Brimob dan Polda Sumut Matangkan Sispamkota Lewat Tactical Floor Game

Sabtu, 18 April 2026 - 09:02 WIB

Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Wafat, Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam

Berita Terbaru