KPK OTT Pj Wako dan Sekda, Waketum P2MI: Memalukan, Awak Media Harus Kawal Proses Hukumnya

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, (NVC) – Terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sebesar Rp 6,82 miliar dalam OTT yang melibatkan Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa.

Salah satu temuan mengejutkan adalah aliran uang sebesar Rp 20 juta yang diterima oleh seorang oknum wartawan.

Menurut Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, sebagian uang yang diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Pekanbaru Indra Pomi Nasution telah disalurkan ke beberapa pihak.

“Uang sebesar Rp 150 juta diberikan kepada Kadishub Pekanbaru berinisial YL, dan Rp 20 juta kepada seorang Wartawan,” ungkap Ghufron dalam Konferensi Pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/12/2024) dini hari.

OTT yang dilakukan sejak Senin (2/12) berhasil menjaring sembilan orang, delapan di Pekanbaru dan satu di Jakarta.

Barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 6,82 miliar diamankan dari berbagai lokasi, termasuk tas, rekening, dan rumah para tersangka.

Tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran di Pemko Pekanbaru adalah:

1. Risnandar Mahiwa – Pj Wali Kota Pekanbaru,

2. Indra Pomi Nasution – Sekretaris Daerah (Sekda) Pekanbaru,

3. Novin Karmila – Plt Kabag Umum Pemko Pekanbaru.

Baca Juga :  Akibat Ulah Pj Wako, Sekda, Plt Kabag Umum Dkk, Bumi Riau Jadi Viral..!

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum DPP Perkumpulan Pemimpin Media Independen (P2MI), Bowoziduhu Bawamenewi yang akrab disapa Bomen ini mengatakan, perbuatan melawan hukum oleh Pj Wali Kota, Sekda Kota dan Plt. Kabag Umum Pemko Pekanbaru, sangat memalukan.

“Terlepas dari keterlibatan oknum Kadishub Pekanbaru inisial YL dan oknum Wartawan menerima sebagian aliran dana itu, saya kira PMH yang dilakukan ketiga pejabat tinggi Pemko sudah keterlaluan dan memalukan,” kata Bomen.

Ia berharap, siapa pun yang terlibat dalam kasus ini, melalui proses pengembangan dalam penyidikan oleh KPK, harus diungkap secara transparan.

“Kemungkinan masih bertambah tersangkanya di luar yang telah ditetapkan statusnya sebagai tersangka saat ini oleh KPK RI. Kita tunggu perkembangannya,” sebut Bomen.

Bomen yang merupakan Owner salah satu Media Online ini, mengingatkan Pj Wali Kota yang baru, Roni Rakhmat untuk berhati-hati menjalankan Tupoksi dan hindari hal-hal yang bertentangan dengan Undang-Undang.

“Kita berharap agar Pj Wali Kota yang pernah menjabat Kadis Pariwisata Riau dan Plt. Kadisdik Riau, tetap fokus dan konsentrasi menjalankan roda Pemerintahan di Kota Pekanbaru, hindari hal-hal yang bertentangan dengan hukum,” harapnya. ***

Editor : RedNV

Berita Terkait

GWI Kecam Keras Sejumlah Oknum Meminta Uang kepada Korban Penganiayaan!!
Ketua DPRD Pelalawan Ikuti Retreat di Jawa Tengah, Tingkatkan Jiwa Kepemimpinan Daerah
Parah! Oknum Wartawan Inisial O Laia Tipu dan Peras Lefistina Zalukhu Isteri Korban Penganiayaan
Galian C Diduga Ilegal Penyebab Meninggalnya Warga, Keluarga Korban Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan
IKKS Inhu Siap Sukseskan MTQ Riau di Kuansing, Komitmen Jadi Kekuatan Perantau untuk Daerah
Sinergi Taktis Brimob dan Polda Sumut Matangkan Sispamkota Lewat Tactical Floor Game
Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Wafat, Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Sarang Narkoba di Klambir V, 3 Orang Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:02 WIB

GWI Kecam Keras Sejumlah Oknum Meminta Uang kepada Korban Penganiayaan!!

Minggu, 19 April 2026 - 10:19 WIB

Ketua DPRD Pelalawan Ikuti Retreat di Jawa Tengah, Tingkatkan Jiwa Kepemimpinan Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 22:44 WIB

Parah! Oknum Wartawan Inisial O Laia Tipu dan Peras Lefistina Zalukhu Isteri Korban Penganiayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 21:43 WIB

Galian C Diduga Ilegal Penyebab Meninggalnya Warga, Keluarga Korban Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan

Sabtu, 18 April 2026 - 18:23 WIB

IKKS Inhu Siap Sukseskan MTQ Riau di Kuansing, Komitmen Jadi Kekuatan Perantau untuk Daerah

Berita Terbaru