Bentuk Komitmen Bupati Kuansing Berantas PETI, 43 Rakit di Sungai Kuantan Berhasil Dibakar

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teluk Kuantan, (NVC) — Komitmen Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum di daerahnya kembali dibuktikan. Selasa (7/10/2025).

Bupati turun langsung ke lapangan memimpin penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI) di sepanjang Sungai Kuantan, Kecamatan Cerenti.

Didampingi Kapolres Kuansing AKBP R Ricky Pratidiningrat dan unsur Forkopimda, Bupati Suhardiman Amby memantau secara langsung jalannya operasi penertiban yang melibatkan personel gabungan dari Polres Kuansing, TNI, BPBD, serta Satpol PP.

Langkah tegas ini diambil untuk menghentikan aktivitas PETI yang selama ini merusak lingkungan dan mencemari aliran sungai, sekaligus memberi pesan kuat bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap praktik ilegal yang mengancam keberlanjutan ekosistem daerah.

“Pemerintah tidak menentang masyarakat mencari nafkah, tetapi harus dengan cara yang benar dan tidak merusak alam. Penambangan emas ilegal ini sudah sangat merugikan lingkungan dan masa depan anak cucu kita,” tegas Bupati Suhardiman Amby di sela kegiatan.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 43 unit rakit PETI berhasil dimusnahkan dengan cara dibakar. Aksi penertiban sempat diwarnai penolakan dan tindakan anarkis dari sejumlah warga, namun situasi berhasil dikendalikan oleh aparat hingga sore hari.

Baca Juga :  Dinilai Mampu Melakukan Perbaikan di Nisel, Tokoh Pendidikan Dukung Penuh Paslon Urut 1 Sokhi-Yusuf

Bupati Suhardiman juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kuansing beserta jajaran yang telah bekerja profesional di lapangan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berkolaborasi dengan pihak kepolisian, TNI, dan instansi terkait untuk menuntaskan permasalahan PETI secara menyeluruh.

“Kami ingin Sungai Kuantan kembali bersih dan menjadi sumber kehidupan, bukan sumber kerusakan. Pemerintah daerah akan mencari solusi alternatif bagi masyarakat agar dapat tetap berpenghasilan tanpa merusak lingkungan,” tambah Bupati.

Sementara itu, Polda Riau mendukung penuh langkah tegas Pemkab Kuansing dan Polres Kuansing dalam penegakan hukum terhadap PETI, sekaligus mengecam keras tindakan anarkis yang dilakukan oleh oknum masyarakat.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan masyarakat, Bupati Suhardiman Amby berharap upaya ini menjadi titik balik menuju Kuansing yang lebih tertib, aman, dan lestari. (**/Inf)

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Bengkalis Kaji Penguatan Jaminan Sosial Pekerja Rentan
Susun Ranperda LP2B, Pansus II DPRD Bengkalis Gali Pengalaman Kabupaten Bandung
Unggul di Enam Kategori, Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri
Berawal dari Informasi Warga, Polisi Ungkap 11 Batang Ganja di Ladang
Polres Batu Bara Ungkap Peredaran Ketamin, Hampir 1 Kilogram Diamankan
Polres Binjai Tangkap Pelaku Peredaran Catrige Pod Mengandung Etomidate
Dalam Dua Hari, Tiga Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Binjai Saat Edarkan Narkoba
KPU Riau Lanjutkan Sekolah Pemilu Hijau, Mahasiswa Dalami Sistem Pemilu dan Demokrasi Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Pansus IV DPRD Bengkalis Kaji Penguatan Jaminan Sosial Pekerja Rentan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Susun Ranperda LP2B, Pansus II DPRD Bengkalis Gali Pengalaman Kabupaten Bandung

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Unggul di Enam Kategori, Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polisi Ungkap 11 Batang Ganja di Ladang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Polres Batu Bara Ungkap Peredaran Ketamin, Hampir 1 Kilogram Diamankan

Berita Terbaru