Kapolsek Pulau Rupat Diingatkan Serius Tangani dan Tangkap Pelaku Penganiayaan

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupat, Bengkalis, RIAU, (NV) — Perkara dugaan pengeroyokan sedang ditangani oleh Polsek Rupat, Kabupaten Bengkalis. Korban bernama Adiyusu Halawa, karyawan PT Maria Makmur Jaya (PT MMJ) menanti keadilan dari aparat penegak hukum (APH).

Adiyusu Halawa warga asal Pulau Nias Desa Ombolata, Kecamatan Lahewa, Provinsi Sumut, mengaku telah dianiaya sebanyak 9 orang tgl 22 Juni 2025 silam. Akibat dari pengeroyokan itu terdapat sejumlah luka lebam disekujur tubuh dan luka tusuk senjata tajam dibagian dada sebelah kiri atas.

“Hal itu telah dilaporkan di Mapolsek Rupat, namun sejauh ini para pelaku belum ditangkap,” ujarnya penuh kesal.

Diceritakan Adiyusu, kejadian berawal Minggu tgl 22 Juni 2025 lalu. Korban sedang berada di teras rumah seorang warga bernama Ama citra Nduru untuk beristirahat. Tiba-tiba datang segerombolan berjumlah kurang lebih 20 orang mendatangi Korban. Tanpa komunikasi para pelaku langsung menyerang menganiayanya dan menikamnya menggunakan sebilah pisau, bebernya.

Adapun nama-nama para pelaku yang menganiaya dirinya antara lain, berinisial WB., NB., LB., FB, BW., Ama Badi Wau., Ama Ines Nduru., Ama Wini Buulolo., dan Lama Telaumbanua, ungkap Adiyusu.

Baca Juga :  Musyawarah Desa Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Pedekik

Kasus ini telah di laporkan di Polsek Pulau Rupat pada tanggal 24 Juni 2025, dengan laporan polisi Nomor LP/B/16/VI/2025/SPKT/Polsek Rupat/Polres Bengkalis/Polda Riau,Tentang dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi pada tanggal 22 juni 2025 di perumahan divisi III PT Marita Makmur Jaya, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Propinsi Riau.

Yulius Halawa keluarga korban meminta kepada pihak Polsek Pulau Rupat untuk segera menangkap para pelaku pengeroyokan tersebut. Kami menyayangkan pihak kepolisian bertindak lambat dalam menangani kasus yang menimpa saudara kami ” ujar Yulius kepada media ini, Sabtu (12/07/2025).

Kapolsek Rupat AKP Faisal SH yang dikonfirmasi lewat pesan WA mengatakan, untuk perkembangan kasusnya SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan) sudah dikirim ke korban. Untuk perkembangan lanjut kami laporkan kembali ya, jawabnya Kapolsek Rupat. ***

Berita Terkait

GWI Kecam Keras Sejumlah Oknum Meminta Uang kepada Korban Penganiayaan!!
Ketua DPRD Pelalawan Ikuti Retreat di Jawa Tengah, Tingkatkan Jiwa Kepemimpinan Daerah
Parah! Oknum Wartawan Inisial O Laia Tipu dan Peras Lefistina Zalukhu Isteri Korban Penganiayaan
Galian C Diduga Ilegal Penyebab Meninggalnya Warga, Keluarga Korban Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan
IKKS Inhu Siap Sukseskan MTQ Riau di Kuansing, Komitmen Jadi Kekuatan Perantau untuk Daerah
Sinergi Taktis Brimob dan Polda Sumut Matangkan Sispamkota Lewat Tactical Floor Game
Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Wafat, Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Sarang Narkoba di Klambir V, 3 Orang Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:02 WIB

GWI Kecam Keras Sejumlah Oknum Meminta Uang kepada Korban Penganiayaan!!

Minggu, 19 April 2026 - 10:19 WIB

Ketua DPRD Pelalawan Ikuti Retreat di Jawa Tengah, Tingkatkan Jiwa Kepemimpinan Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 22:44 WIB

Parah! Oknum Wartawan Inisial O Laia Tipu dan Peras Lefistina Zalukhu Isteri Korban Penganiayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 21:43 WIB

Galian C Diduga Ilegal Penyebab Meninggalnya Warga, Keluarga Korban Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan

Sabtu, 18 April 2026 - 18:23 WIB

IKKS Inhu Siap Sukseskan MTQ Riau di Kuansing, Komitmen Jadi Kekuatan Perantau untuk Daerah

Berita Terbaru