Pemasangan Portal Elektrik di Kantor Disdik Riau, GWI Dukung Plt Gubernur Riau Beri Akses dan Transparan Kepada Publik

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU — Pemasangan Portal sistem Elektrik di pintu keluar – masuk kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, menghebohkan jagat Publik. Pemasangan Portal tersebut dinilai berlebihan dan menutup informasi kepada Masyarakat, Tamu, Media dan LSM.

Diduga, Portal Elektrik itu dipasang usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI) melakukan penggeledahan di kantor tersebut, setelah sebelumnya KPK menetapkan Gubernur Riau (Gubri) nonaktif, Abdul Wahid sebagai Tersangka.

Apa lagi, biaya pemasangan Portal Elektrik itu dikabarkan sebesar Rp 353.000.000. Tentu publik harus mengetahui sumber dananya dari mana. Apakah sumber dananya dari APBD murni, APBD-P atau Uang pribadi?

“Kita mendukung langkah Plt Gubernur Riau untuk memberikan pelayanan kepada Masyarakat, Tamu, Media dan LSM secara transparan. Portal Elektrik itu supaya dibuka. Sumber anggaran nya juga harus diketahui Masyarakat. Jangan pula Uang Rakyat dijadikan penghalang Rakyat,” kata Ketua GWI Riau, Bomen. Rabu, (26/11/2025).

Sebagaimana viral nya berita tersebut di berapa Media Online, menjadi perhatian di kalangan ramai. Namun, sampai saat ini belum diketahui siapa yang inisiasi menghamburkan anggaran untuk memasang Portal Elektrik itu.

“Kantor Disdik Riau itu adalah Rumah-nya Rakyat Riau menuntut ilmu pengetahuan tentang Pendidikan, mengembangkan dan mengimplementasikan Dunia Pendidikan kepada Masyarakat luas supaya Anak Bangsa cerdas dan mampu menjadi Pemimpin Bangsa ini ke depan.

Langkah ini, mari kita mendukung Plt Gubri mencerdaskan Anak Bangsa melalui pembangunan Pendidikan secara terbuka dan transparan,” sebut Bomen.

Ketua GWI Riau yang merupakan Wartawan penulis aktif sejak 1999 hingga saat ini dan sudah mengenal sosok Ir. H. SF. Hariyanto, MT sejak menjabat PPTK di Dinas PU Riau tahun 2003-2004, sehingga ia tidak segan-segan mengkritisi bila mana ada yang janggal dalam kinerja anak buah Plt Gubri itu.

“Saya mengenal beliau semenjak di Dinas PU Riau 2003 lalu, dia tegas, tidak alergi masukan, disiplin kuat, saat ini dia Birokrasi senior, terbuka dan bersahabat kepada siapa saja. Makanya saya tidak segan mengkritisi kinerja janggal anak buahnya, termasuk jika dia berkinerja tidak baik, saya tetap kritisi beliau,” ungkap Bomen.

Pernyataan keras Plt Gubri, SF Hariyanto usai melaksanakan Upacara Hari Guru Nasional pada Selasa, (25/11)2025) lalu di halaman kantor Gubernur, ia sangat terkejut mendengar Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya memasang Portal Elektronik di pintu keluar masuk kantor Dinas Pendidikan Riau itu.

Plt Gubri itu langsung naik pitam, dan langsung mengingatkan seluruh OPD agar tidak memasang Portal Elektronik di pintu masuk keluar kantor, karena itu bisa menghambat akses keluar masuk Masyarakat dan Tamu yang berurusan terkait kemajuan dan perkembangan Pendidikan.

“Kantor Gubernur saja terbuka lebar untuk pelayanan publik, saya ingatkan seluruh OPD Lingkup Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Kota, Dinas tidak boleh menghambat tamu masuk dengan menggunakan Portal Elektrik, apa lagi sempat menghamburkan uang Negara untuk hal yang tidak wajar,” tegas SF Hariyanto.

Ia kembali mengingatkan dengan tegas. “Seluruh ASN dan Pegawai OPD tidak boleh menjadi Anti Pelayanan Publik di Provinsi Riau ini!!,” ucap SF Hariyanto dengan nada tinggi di sela Apel Upacara Memperingati Hari Guru Nasional.

Terkait proyek Portal Elektrik dan sumber anggarannya, SF Hariyanto berjanji akan melakukan Sidak mendadak di Hari dan Waktu tertentu.

Baca Juga :  Hari Ke-2 Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2025, Dirlantas Polda Riau Gencar Melaksanakan Kegiatan Edukasi

“Nanti lah, saya akan melakukan Sidak pada waktu tak ditentukan, setiap Dinas akan saya datangi dan sekaligus chek anggaran yang tak masuk akal bila mana ada OPD lain membuat proyek Portal Elektrik,” sebut SF Hariyanto kepada Awak Media.

Palang otomatis diciptakan, seolah masyarakat adalah ancaman. Bahkan Wartawan, Tamu lain dan LSM pun terhalang untuk mendapatkan informasi sesuai UU KIP akibat Portal Elektrik tersebut.

“Kalau takut sama Wartawan, ya jangan jadi Kadis lah, apa lagi takut berkomunikasi, saya sarankan lebih baik mundur saja,” tambah Plt Gubri ini menyindir para oknum Kadis yang alergi dengan Wartawan.

SF Hariyanto lebih mempertegas bahwa, Wartawan adalah memiliki Tupoksi sebagai Sosial Kontrol, sehingga harus dimaklumi dan tidak dijadikan sebagai musuh.

“Wartawan itu bukan musuh, bukan penjahat, Wartawan itu menjalankan Tupoksinya selaku Sosial Kontrol, Wartawan itu Mitra Pemerintah, kita layani mereka sebagaimana mestinya,” tegas SF Hariyanto di sela sela penyampaian kata Sambutan dan pengarahan dalan Upacara tersebut.

Seperti diketahui, Disdik Riau justeru memasang Portal Elektronik dengan Teknologi. Padahal, di kantor Disdik Riau itu sudah ada Portal Besi manual, lengkap dengan Petugas Keamanan.

Diduga kuat, pemasangan Portal Elektrik itu sudah lama diusulkan dalam program oleh Kadisdik Riau, Erisman Yahya dengan dalih, Portal Elektrik diperlukan untuk menertibkan Tamu, membatasi Akses, hingga mencegah Pencurian.

Ketua GWI Riau menduga, pemasangan Portal Elektrik tersebut adalah bentuk ketidak transparan terhadap pembangunan Pendidikan di Riau. Bahkan GWI Riau menduga ada beberapa hal yang terselubung hingga menjadi target KPK RI melakukan penggeledahan di kantor Disdik itu beberapa waktu lalu.

“Kita berpendapat dan menduga ada sesuatu yang disembunyikan di kantor Disdik Riau ini sehingga Masyarakat, Wartawan, Tamu dan LSM dibatasi dengan cara memasang Palang Portal Elektrik.

Seperti halnya, Data realisasi Dana BOS di tingkat SD, SMP dan SMA/SMK se-Riau, proyek pengadaan Chromebook di 11 Kabupaten Kota di seluruh Riau dimasa Menteri Pendidikan nonaktif, Nadiem Makarim yang telah dijadikan Tersangka oleh Kejagung RI.

Bahkan, kasus Korupsi dana Chromebook itu sudah dilaporkan oleh salah satu LSM ke Kejati Riau belum lama ini, tidak tertutup kemungkinan Proyek lainnya sehingga menjadi alasan Kadisdik Riau memasang Portal Elektrik tersebut,” ungkap Wartawan senior itu.

Terakhir, pihaknya mendukung Plt Gubri SF Hariyanto untuk segera melakukan evaluasi kinerja hingga mutasi terhadap oknum Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bidang dan seluruh Kepala Sekolah yang tidak sejalan dengan kebijakan Gubernur dan tidak sesuai harapan Siswa-Siswi generasi Pemimpin masa depan.

“Kami apresiasi terhadap kinerja Dinas Pendidikan dan kinerja Kepala Sekolah bila mana sesuai arahan dan kebijakan Menteri Pendidikan RI dan Gubernur, namun kami juga mendorong Gubernur Riau melakukan evaluasi kinerja dan mutasi terhadap oknum Disdik dan Kepala Sekolah yang membelot dari kebijakan Gubernur.

Masih banyak ASN yang memiliki kemampuan tinggi membangun Pendidikan Riau lebih baik, transparan dan berakhlak mulia mengisi jabatan struktural Dinas dan jabatan Kepala Sekolah sesuai arahan Mendikdasme RI, Prof Dr Abdul Mu’ti, M.Ed,” pungkasnya.

Dikonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya melalui Nomor WhatsApp pada Kamis, (27/11/2025 Pukul 08.59 WIB, namun Nomor yang bersangkutan belum aktif. (**/Tim)

Sumber : DPD GWI RIAU

Berita Terkait

GWI Kecam Keras Sejumlah Oknum Meminta Uang kepada Korban Penganiayaan!!
Ketua DPRD Pelalawan Ikuti Retreat di Jawa Tengah, Tingkatkan Jiwa Kepemimpinan Daerah
Parah! Oknum Wartawan Inisial O Laia Tipu dan Peras Lefistina Zalukhu Isteri Korban Penganiayaan
Galian C Diduga Ilegal Penyebab Meninggalnya Warga, Keluarga Korban Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan
IKKS Inhu Siap Sukseskan MTQ Riau di Kuansing, Komitmen Jadi Kekuatan Perantau untuk Daerah
Sinergi Taktis Brimob dan Polda Sumut Matangkan Sispamkota Lewat Tactical Floor Game
Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Wafat, Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Sarang Narkoba di Klambir V, 3 Orang Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:02 WIB

GWI Kecam Keras Sejumlah Oknum Meminta Uang kepada Korban Penganiayaan!!

Minggu, 19 April 2026 - 10:19 WIB

Ketua DPRD Pelalawan Ikuti Retreat di Jawa Tengah, Tingkatkan Jiwa Kepemimpinan Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 22:44 WIB

Parah! Oknum Wartawan Inisial O Laia Tipu dan Peras Lefistina Zalukhu Isteri Korban Penganiayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 21:43 WIB

Galian C Diduga Ilegal Penyebab Meninggalnya Warga, Keluarga Korban Tuding Polsek Kulim Biarkan Pelaku Bebas, Alat Berat Tak Diamankan

Sabtu, 18 April 2026 - 18:23 WIB

IKKS Inhu Siap Sukseskan MTQ Riau di Kuansing, Komitmen Jadi Kekuatan Perantau untuk Daerah

Berita Terbaru