PELALAWAN, (NVC) — Pengurangan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang baru, Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pelalawan tahun 2026 diperkirakan turun sekitar Rp 348 miliar dibandingkan anggaran tahun 2025.
Sesuai keterangan Bupati Pelalawan, H. Zukri secara resmi saat menyerahkan draf Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2026 ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (24/11/2025) lalu.
Pendapatan daerah 2026 diestimasi hanya sebesar Rp 1,65 triliun atau Rp 1.650.335.781.906.
Jika dibandingkan dengan tahun 2025 yang ditargetkan sebesar Rp 1,89 triliun atau Rp. 1.894.684.452.902. Pendapatan mengalami pengurangan sekitar Rp 244.348.670.996 atau Rp 244 Miliar lebih.
“Persentase penurunan pendapatan daerah mencapai 12,90 persen dari tahun 2025 ini,” ungkap Bupati Zukri di hadapan rapat Paripurna.
Sedangkan belanja daerah tahun 2026 juga diestimasi turun sebesar Rp 348.348.670.996 atau 17,43 persen dari 2025.
Belanja diprediksi hanya Rp 1.650.335.781.906 dari sebelumnya 1.998.684.452.902.
Hal ini diakibatkan dengan pengurangan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang baru.
“Jadi pendapatan daerah ditambah pembiayaan netto daerah terjadi penurunan Rp 348 M sekitar 17,43 persen tahun 2026 mendatang,” beber Bupati Zukri.
Zukri berharap proses pembahasan di Banggar DPRD berjalan lancar, mengingat pengurangan anggaran yang mengharuskan Pemda berhemat tahun depan.
Demi terlaksananya program-program prioritas dan pelayanan penting bagi masyarakat seperti kesehatan dan pendidikan serta infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga.
Penyerahan KUA-PPAS 2026 melalui rapat paripurna yang digelar di ruang rapat lantai ll gedung dewan yang dipimpin Ketua DPRD Syafrizal didampingi Wakil Ketua Baharudin serta dihadiri 33 anggota dewan.
Bupati Zukri hadir didampingi Sekdakab Tengku Zulfan dan para pimpinan serta pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Setelah pimpinan DPRD mempersilahkan Bupati Zukri membaca isi draft KUA-PPAS, poin-poin penting disampaikan melalui podium. (Adv)






















