Koordinator Pusat BEM Se-Riau “INDONESIA GELAP Mahasiswa Melawan”

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, (NV) — Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Riau yang tergabung dalam BEM se-Riau turun ke jalan dalam aksi bertajuk “INDONESIA GELAP: MAHASISWA RIAU MELAWAN” pada Rabu, 26 Februari 2025.

Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan dan perlawanan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai semakin menjauh dari kepentingan rakyat dan memperdalam ketimpangan sosial.

Dalam aksi ini, mahasiswa menyampaikan delapan tuntutan utama yang harus segera dipenuhi oleh pemerintah:
1. Cabut Inpres No. 1 Tahun 2025, yang dinilai sebagai bentuk sentralisasi kebijakan yang menutup ruang demokrasi.
2. Realisasikan pendidikan sebagai prioritas, dengan menjamin akses pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh rakyat.
3. Evaluasi kebijakan tunjangan kinerja dosen ASN, demi kesejahteraan tenaga pendidik yang berkontribusi langsung terhadap kualitas pendidikan tinggi.
4. Segerakan pencairan beasiswa untuk 6.000 mahasiswa Riau, yang hingga kini masih tertunda tanpa kejelasan.
5. Evaluasi total program makan bergizi gratis, agar benar-benar tepat sasaran dan tidak menjadi proyek bancakan elite.
6. Cabut proyek strategis nasional yang bermasalah, yang terbukti merugikan masyarakat dan merusak lingkungan.
7. Tolak RUU TNI/POLRI, karena berpotensi mengancam demokrasi dan reformasi sektor keamanan.
8. Sahkan Undang-Undang Perampasan Aset, sebagai langkah nyata dalam pemberantasan korupsi.

Baca Juga :  Terus Bersinergi, Lapas Narkotika Rumbai Koordinasi dengan BNN Provinsi Riau

Koordinator Pusat BEM se-Riau, Ahmad Deni Jailani, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk perlawanan mahasiswa terhadap ketidakadilan yang terus berlangsung.

“Hari ini kita berada dalam kondisi darurat demokrasi! Kebijakan pemerintah semakin tidak berpihak kepada rakyat, pendidikan diabaikan, hak mahasiswa dikorbankan, dan korupsi terus merajalela. Mahasiswa tidak akan tinggal diam! Jika tuntutan ini tidak segera direspons, maka gelombang perlawanan akan terus membesar.” tegas Ahmad Deni Jailani.

Aksi ini berlangsung damai dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Mahasiswa berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti tuntutan ini sebelum situasi semakin memanas. **

Sumber : Koordinator Pusat BEM Se-Riau

Berita Terkait

Kapolda Riau Umumkan 14 Wakil Terbaik Riau ke Seleksi Pusat Akpol 2026
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
Kapolda Sumut Pimpin Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata, Perkuat Integritas Personel
Polres Jombang Tindak Lanjuti Aspirasi Sopir Truk, Tegaskan Penanganan dugaan Pungli hingga Balap Liar
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sambang Tanaman Jagung Milik Warga
Sekda Bengkalis Ersan Terima Penghargaan Government Excllent Award
Dukung Pendidikan Layak, Pemkab Siak Pastikan Anak Tanpa Identitas Tetap Bisa Daftar SPMB 2026
Kapolres Jombang Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Sejumlah Kapolsek Jajaran

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:21 WIB

Kapolda Riau Umumkan 14 Wakil Terbaik Riau ke Seleksi Pusat Akpol 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:17 WIB

Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:38 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata, Perkuat Integritas Personel

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:36 WIB

Polres Jombang Tindak Lanjuti Aspirasi Sopir Truk, Tegaskan Penanganan dugaan Pungli hingga Balap Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:33 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sambang Tanaman Jagung Milik Warga

Berita Terbaru