LAMR Rohil Apresiasi Kepada Bupati Rohil, Kapolda dan Gubernur Riau Melaksanakan Aksi Penanaman Pohon

- Jurnalis

Sabtu, 10 Mei 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokan Hilir, (NV) — Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rokan Hilir (Rohil) mengapresiasi aksi penanaman pohon yang tengah menjadi atensi dari Polda Riau. Salah satu sasarannya seperti kegiatan penanaman di Rohil, yang secara simbolis digelar di halaman Kantor Bupati Rohil, di Batu Enam, Bagansiapiapi, Jumat (9/5/2025).

“Aksi penanaman pohon merupakan bentuk kepedulian dengan lingkungan, dalam masyarakat Melayu memang dikenal memiliki upaya untuk peduli dengan lingkungan dengan adanya nilai-nilai kearifan lokal,” kata Ketum DPH LAMR Rohil Datuk Seri Juprizan SPi, Sabtu (10/5/2025).

Peduli terhadap lingkungan terangnya bagi masyarakat Melayu, sudah ditanamkan sejak kecil. Dimana hal itu dikenal dengan adanya istilah persebatian dengan alam. Masyarakat tinggal di alam, memanfaatkan apa yang tersedia di alam kemudian mengembalikannya kembali ke alam dengan pemanfaatan, pendayagunaan maupun aksi penanaman.

“Apa yang dilaksanakan oleh Polda Riau tersebut kami dukung, selaras dengan semangat kemelayuan di negeri ini,” kata Juprizan.

Dalam kearifan masyarakat lokal terangnya dapat dilihat bagaimana kalau pemanfaatan hasil alam, dipergunakan sesuai dengan keperluannya saja. Tidak boleh memanfaatkan sesuatu secara berlebihan yang berakibat pada sifaf mubazir. Sikap serakah ketika memanfaatkan sumber alam terangnya akan mendatangkan dampak buruk yang justeru menimpa kembali kepada manusia.

Dalam mengambil apa yang tersedia dari alam pun terangnya mesti mempergunakan tata cara yang baik. Jika tidak maka akan terjadi kepunahan terhadap keberadaan habitat, kelangsungan hidup atau kelestarian dari lingkungan itu sendiri.

Sebelumnya Polda Riau menginisiasi gerakan penghijauan melalui penanaman 200 pohon di areal belakang kantor Bupati Rohil, Jumat kemarin.

Kegiatan menjadi representasi nyata dari sinergi lintas sektor dalam merawat keberlanjutan ekosistem lokal dan memperkuat ketahanan lingkungan di wilayah pesisir.

Sejumlah tokoh hadir antara lain gubri Abdul Wahid, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Bupati H Bistamam, Wakil Bupati Jhony Charles, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk tokoh masyarakat lintas etnis dan budaya, dan akademisi.

Baca Juga :  Tingginya Animo Warga Bina Widya dalam Kegiatan Jumat Curhat

Bupati H Bistamam menyampaikan gerakan penanaman pohon merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Rohil saya menyambut baik dan mendukung penuh gerakan penanaman pohon ini sebagai bagian dari komitmen kolektif dalam menjaga ekosistem daerah. Harapan kami, melalui langkah kecil ini akan lahir manfaat besar yang dapat dirasakan oleh generasi kini dan mendatang,” katanya.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryaan, dalam sambutannya menekankan pentingnya penanaman pohon bukan hanya sebagai simbol, tetapi sebagai manifestasi kesadaran ekologis masyarakat modern yang harus memahami ancaman perubahan iklim global, degradasi lingkungan, dan pentingnya harmoni antara manusia dan alam.

“Kami hadir di sini bukan sekadar untuk menanam pohon secara fisik, tetapi untuk menanam kesadaran dan menumbuhkan karakter kolektif dalam menjaga keseimbangan alam. Ini adalah langkah awal menuju transformasi moral dan etika lingkungan, sejalan dengan nilai-nilai Melayu yang menjunjung tinggi kearifan lokal,” katanya.

Kapolda juga menyampaikan rencana pembangunan *Bank Pohon* yang akan menyediakan bibit secara berkelanjutan kepada masyarakat. Program ini ditargetkan mampu mendistribusikan hingga 8.000 bibit setiap bulannya sebagai langkah konkret menuju kedaulatan ekologis berbasis masyarakat.

Gubri Abdul Wahid memberikan apresiasi atas inisiatif Polda Riau yang dinilai sejalan dengan semangat kultural masyarakat Melayu dalam menjaga kelestarian alam. Ia menekankan bahwa identitas Melayu tidak hanya tercermin dari adat dan budaya, tetapi juga dari cara masyarakatnya merawat pohon dan menghormati alam.

“Masyarakat Melayu yang sejati tidak akan pernah menebang pohon sembarangan. Menjaga alam adalah menjaga marwah, dan setiap pohon adalah nafas dari masa depan. Penebangan liar hanya akan melahirkan bencana ekologis seperti banjir dan abrasi. Mari kita jadikan penanaman pohon sebagai gerakan kolektif, dan untuk itu Pemerintah Provinsi Riau akan mengeluarkan surat edaran bagi seluruh ASN untuk turut berpartisipasi dalam gerakan ini,” katanya. (**/Mis)

Editor : RedViral

Berita Terkait

APBD Kuansing Naik Jadi Rp 1,651 Triliun, Fraksi PKB Pertanyakan Tunda Bayar dan Utang Rp 50 Miliar
Polres Langkat Salurkan 100 Sak Material untuk Pembangunan Gereja GBKP Runggun Titi Besi
17 Ranperda Masuk Agenda DPRD, Pemkab Kuansing Percepat Pembahasan Regulasi
Kepala POLRI Ajak Mahasiswa UMSU Kuasai Teknologi untuk Indonesia Emas 2045
Cegah 3C dan Balap Liar, Polres Langkat Perkuat Patroli Malam
Kendaraan Dinas DPRD Dicurigai, Sekwan Sebut untuk Ketua, Juprizal: Data BPKAD, itu untuk Ajudan
Sikat Pelaku Curat-Curas dalam 2 Pekan, Polda Sumut dan Jajaran Ungkap 441 Kasus, Tangkap 485
Kapolres Binjai Terima Sertifikat Pelatihan Barista, Dorong Pengembangan Kompetensi Personel

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:14 WIB

APBD Kuansing Naik Jadi Rp 1,651 Triliun, Fraksi PKB Pertanyakan Tunda Bayar dan Utang Rp 50 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 22:10 WIB

Polres Langkat Salurkan 100 Sak Material untuk Pembangunan Gereja GBKP Runggun Titi Besi

Senin, 28 September 2026 - 21:16 WIB

17 Ranperda Masuk Agenda DPRD, Pemkab Kuansing Percepat Pembahasan Regulasi

Senin, 28 September 2026 - 19:08 WIB

Kepala POLRI Ajak Mahasiswa UMSU Kuasai Teknologi untuk Indonesia Emas 2045

Senin, 28 September 2026 - 19:06 WIB

Cegah 3C dan Balap Liar, Polres Langkat Perkuat Patroli Malam

Berita Terbaru