Viral!! Sekelompok Mengaku Polisi Menyeret Paksa Edwar Bu’ulolo di Tol Permai Riau

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIAU, (NVC) — Sejumlah oknum berjumlah sekitar lebih dari 4 orang melakukan aksi penjemputan paksa terhadap Edwar Bu’ulolo di Jalan Tol Pekanbaru – Dumai (PERMAI) di Km.65 sekitar kawasan Bengkalis-Dumai.

Kejadian ini diperkirakan dalam beberapa hari lalu. Perilaku para oknum itu terekam Video amatir warga yang ada di TKP saat penyeretan korban secara paksa berlangsung.

Belum diketahui apa motif peristiwa itu, namun sejumlah warga Netizen menanggapi kejadian itu sebagai bentuk kekerasan dan perbuatan melawan hukum.

Dalam Video amatir warga terlihat, korban bersama beberapa rekannya sedang di duduk santai ngopi di Res Area Tol Permai, sekelompok oknum mendatangai korban dan langsung memegang dan menarik tangan korban.

Korban kaget, sambil bertanya ada apa dan kalian siapa, tapi para pelaku tetap menarik dan berusaha mengangkat korban. Setelah ditanya kepastian siapa kelompok itu, lalu para pelaku mengatakan mereka dari Kepolisian.

Salah satu diantara pelaku, menunjukan Foto di Android bahwa dirinya seorang Polisi, lalu kembali menarik dengan merangkul korban dibantu rekan-rekan pelaku.

Korban meronta dan meminta tolong berteriak, namun para pelaku memaksa korban hingga beberapa kali korban terjatuh di lantai hingga dihalaman Res Area

Baca Juga :  Kondisi Menu MBG di SDN 008 Bandur Picak, Diduga Basi dan Bahayakan Kesehatan Siswa

Karena para pelaku mengaku Polisi, salah satu dari rekan korban menanyakan Surat Perintah Penangkapan, namun para pelaku tidak bisa menunjukannya.

Sedangkan salah satu pelaku hampir memukul rekan korban, dan satu pelu lainnya mengancam rekan korban yang merekam aksi mereka. “Awas kalian, saya sudah tandai kalian,” kata pria berpostur tinggi badan itu.

Sedangkan rekan pelaku lainnya yang mengenakan baju warna biru kotak-kotak, saat meminta bantuan dari Security, mengatakan mereka BUSER.

“Bantu pak, bantu pak, ini dari Buser,” kata diduga Ama Angel Bu’ulolo dalam cuplikan Video itu, menurut warga dia (Ama Angel) diduga punya usaha di sekitaran Lampu Merah Parit Indah dalam cuplikan Video itu.

Di dalam Video yang berhasil direkam warga, terlihat satu unit mobil warna Silver yang dikendarai pihak pelaku dengan B 1368 LL, sedangkan korban mengendarai mobil warna putih dengan 1528 MW.

Hingga saat ini, Awak Media belum mendapat keterangan resmi baik dari pelaku maupun dari keluarga korban. Demikian juga pihak Kepolisian setempat, belum memberikan keterangan resmi.

Semoga peristiwa ini dapat menemui titik terang dengan upaya dari kedua belah pihak, baik penyelesaian secara kekeluargaan maupun jalur hukum. ***

Berita Terkait

Sekda Bengkalis Ersan Terima Penghargaan Government Excllent Award
Dukung Pendidikan Layak, Pemkab Siak Pastikan Anak Tanpa Identitas Tetap Bisa Daftar SPMB 2026
Kapolres Jombang Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Sejumlah Kapolsek Jajaran
Wakapolda Sumut: Brimob Selalu Hadir dan Terdepan untuk Masyarakat
Sidang Ke-6 Perkara Penganiayaan di PN Kediri, Permohonan Penangguhan Penahanan Belum Dikabulkan
Pemkab Siak dan Indomaret Perkuat Kolaborasi, Produk UMKM Mulai Masuk Ritel Modern
Usai Resmikan Fasilitas, Bhayangkari Sumut Salurkan 140 Set Meja dan Kursi untuk SD Terpencil di Karo
Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Amankan Pelaku Curas dalam Hitungan Jam

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:46 WIB

Sekda Bengkalis Ersan Terima Penghargaan Government Excllent Award

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:43 WIB

Dukung Pendidikan Layak, Pemkab Siak Pastikan Anak Tanpa Identitas Tetap Bisa Daftar SPMB 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:11 WIB

Kapolres Jombang Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Sejumlah Kapolsek Jajaran

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:08 WIB

Wakapolda Sumut: Brimob Selalu Hadir dan Terdepan untuk Masyarakat

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sidang Ke-6 Perkara Penganiayaan di PN Kediri, Permohonan Penangguhan Penahanan Belum Dikabulkan

Berita Terbaru