Polemik Perwako Nomor 48 Tahun 2025, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Ajak RT – RW Duduk Bersama

- Jurnalis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, akhirnya angkat bicara merespons gelombang penolakan dari sejumlah pihak terkait penerbitan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 48 Tahun 2025.

Aturan tersebut mengatur tentang Pedoman Pemilihan, Pengesahan, serta Pengukuhan Ketua RT dan RW di wilayah Kota Bertuah yang kini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pengurus lingkungan.

Guna mencari jalan tengah, Agung menegaskan niatnya untuk segera mengundang perwakilan Forum RT/RW yang sebelumnya menyampaikan aspirasi ke DPRD Pekanbaru.

“Saya akan mengundang pengurus RT/RW yang kemarin datang ke DPRD untuk bertemu langsung. Saya ingin mendengar secara detail keberatan mereka, unsur apa yang melatarbelakangi penolakan tersebut, dan kepentingannya seperti apa,” ujar Agung, Jumat (19/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Agung menekankan bahwa visi utamanya adalah menciptakan tata kelola pemerintahan di tingkat akar rumput yang jauh lebih berkualitas.

Ia menginginkan setiap sosok yang memegang amanah sebagai Ketua RT maupun RW benar-benar memahami tanggung jawabnya. Menurutnya, kepemimpinan yang kuat di tingkat lingkungan sangat krusial untuk mendukung kinerja pemerintah kota secara keseluruhan.

“Saya tidak bisa bekerja sendirian membangun Pekanbaru tanpa dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk peran vital dari RT dan RW sebagai garda terdepan pelayanan,” tuturnya.

Ia juga mengklaim bahwa berdasarkan interaksi langsung di lapangan, sekitar 80 persen masyarakat Pekanbaru justru menginginkan adanya mekanisme pemilihan yang mampu melahirkan sosok yang sudah teruji dan memiliki kapasitas mumpuni.

Baca Juga :  Dugaan Keterlibatan Oknum Babinsa Inisial RK dalam Usaha PETI, Oknum TNI inisial PS Intervensi Wartawan Take Down Berita?

Terkait mekanisme uji kelayakan yang dipersoalkan, Agung menjelaskan bahwa proses tersebut akan dilakukan secara transparan dan diawasi langsung oleh masyarakat. Menurutnya, esensi dari Perwako ini adalah mengembalikan kedaulatan kepada warga untuk memilih pemimpin yang layak.

Meskipun hanya terdapat satu calon tunggal dalam sebuah pemilihan, calon tersebut tetap harus melalui uji kelayakan agar memiliki pemahaman mendalam terkait tugas pokok dan fungsinya.

“Uji kelayakan ini sangat penting supaya mereka paham betul kerja dan tanggung jawabnya sebelum resmi dilantik. Kita ingin pemilihan ini menjadi wadah edukasi demokrasi bagi warga, bukan sekadar proses administratif belaka,” jelas Wali Kota yang dikenal aktif turun ke tengah masyarakat ini.

Lebih jauh, Agung menyatakan keterbukaannya untuk melakukan dialog lintas sektoral, termasuk pemanggilan dari pihak legislatif jika diperlukan. Ia berharap ada forum komunikasi yang sehat agar tidak terjadi misinformasi yang berlarut-larut.

“Saya juga menunggu jika diundang oleh DPRD untuk menjelaskan detail aturan ini. Prinsipnya, kita ingin proses pemilihan ketua RT dan RW ini tetap berlangsung dengan semangat guyub dan persaudaraan,” tambahnya.

Sebelumnya, polemik ini mencuat setelah Forum RT/RW se-Kota Pekanbaru secara resmi menyampaikan keberatan mereka terhadap Perwako 48/2025 dalam audensi di Ruang Paripurna DPRD Pekanbaru, Kamis (18/12/2025).

Kelompok tersebut menilai beberapa butir aturan baru dalam pedoman pemilihan tersebut memberatkan dan perlu dikaji ulang demi menjaga kondusivitas di tingkat lingkungan masyarakat. (**/Red)

Berita Terkait

Polsek Pangkalan Susu Monitoring Pembangunan Jembatan Merah Putih
Perkuat Ketahanan Pangan, Rutan Dumai Kembali Panen Sayur Pakcoy dan Kangkung
GWI Soroti Pemusnahan Barang Bukti Secara Tertutup oleh Kejari Rohul
Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli, Sejumlah Isu Kamtibmas Jadi Atensi
Peduli Kasih, IPB Kunjungi Korban Laka Lantas, Asali Bawamenewi di Batam
Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar 8 Paket Sabu di Binjai Barat
Jawaban Pemerintah untuk Fraksi PKB Tak Dibacakan, Desi Tantang Satria Mandala Tunjukkan Dasar Aturannya
Nama ATHIA Diseret Isu Jatah PETI, Tim Investigasi Malah Temukan Puluhan Rakit di Belakang Mapolres Kuansing

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

Polsek Pangkalan Susu Monitoring Pembangunan Jembatan Merah Putih

Rabu, 30 September 2026 - 17:47 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Rutan Dumai Kembali Panen Sayur Pakcoy dan Kangkung

Rabu, 30 September 2026 - 17:41 WIB

GWI Soroti Pemusnahan Barang Bukti Secara Tertutup oleh Kejari Rohul

Rabu, 30 September 2026 - 17:34 WIB

Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli, Sejumlah Isu Kamtibmas Jadi Atensi

Rabu, 30 September 2026 - 00:47 WIB

Peduli Kasih, IPB Kunjungi Korban Laka Lantas, Asali Bawamenewi di Batam

Berita Terbaru