Wabup Siak Dorong Penguatan Program Keamanan Pangan di Sekolah, Desa, dan Pasar

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIAK — Wakil Bupati Siak, Syamsurizal menegaskan Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan menjadi bagian penting dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat di Kabupaten Siak.

Hal tersebut di sampaikan Syamsurizal dalam kegiatan Advokasi Program Prioritas Nasional Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan, Desa Pangan Aman, dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Tahun 2026 yang digelar Balai Besar POM di Pekanbaru, di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Kamis (12/2/2026).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, kami menyambut baik kegiatan ini. Kami berharap pertemuan ini menjadi sinergi yang kuat antara Pemkab Siak dan Balai Besar Pengawan Obat dan Makanan di Pekanbaru dalam mempercepat upaya promotif dan preventif hidup sehat, sekaligus menurunkan stunting di Kabupaten Siak,” ujar Wabup.

Ia menegaskan, program keamanan pangan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus berlanjut hingga ke tingkat kecamatan, desa, sekolah, dan pasar.

“Tahun 2026 ini menjadi stimulus awal. Ke depan kita harapkan program ini bisa dilanjutkan di setiap kecamatan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkap dia.

Baca Juga :  FKPMR dan PPMR Tolak Pencalonan M Nasir Sebagai Calon Gubernur Riau

Wabup Syamsurizal juga mengingatkan peserta, khususnya dari sekolah, agar benar-benar memahami materi yang diberikan, terutama dalam mengawasi jajanan agar tidak mengandung bahan berbahaya.

“Tolong dipelajari betul, terutama di sekolah. Jangan sampai ada penggunaan bahan pengawet atau zat berbahaya. Kita jaga bersama keamanan pangan,” pesannya.

Kepala Balai Besar POM di Pekanbaru, Alex Sander yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran komunitas dalam menjaga keamanan pangan.

“Program ini bertujuan membangun kesadaran dan kemandirian masyarakat, mulai dari sekolah, desa, hingga pasar, agar mampu memastikan pangan yang beredar aman, bermutu, dan layak konsumsi,” ujarnya.

Kegiatan advokasi tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri dari perwakilan sekolah, desa, pengelola pasar, serta perangkat daerah terkait di Kabupaten Siak. Diharapkan program ini dapat berlanjut dan direplikasi di wilayah lainnya. (**/Inf)

Berita Terkait

APBD Kuansing Naik Jadi Rp 1,651 Triliun, Fraksi PKB Pertanyakan Tunda Bayar dan Utang Rp 50 Miliar
Polres Langkat Salurkan 100 Sak Material untuk Pembangunan Gereja GBKP Runggun Titi Besi
17 Ranperda Masuk Agenda DPRD, Pemkab Kuansing Percepat Pembahasan Regulasi
Kepala POLRI Ajak Mahasiswa UMSU Kuasai Teknologi untuk Indonesia Emas 2045
Cegah 3C dan Balap Liar, Polres Langkat Perkuat Patroli Malam
Kendaraan Dinas DPRD Dicurigai, Sekwan Sebut untuk Ketua, Juprizal: Data BPKAD, itu untuk Ajudan
Sikat Pelaku Curat-Curas dalam 2 Pekan, Polda Sumut dan Jajaran Ungkap 441 Kasus, Tangkap 485
Kapolres Binjai Terima Sertifikat Pelatihan Barista, Dorong Pengembangan Kompetensi Personel

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:14 WIB

APBD Kuansing Naik Jadi Rp 1,651 Triliun, Fraksi PKB Pertanyakan Tunda Bayar dan Utang Rp 50 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 22:10 WIB

Polres Langkat Salurkan 100 Sak Material untuk Pembangunan Gereja GBKP Runggun Titi Besi

Senin, 28 September 2026 - 21:16 WIB

17 Ranperda Masuk Agenda DPRD, Pemkab Kuansing Percepat Pembahasan Regulasi

Senin, 28 September 2026 - 19:08 WIB

Kepala POLRI Ajak Mahasiswa UMSU Kuasai Teknologi untuk Indonesia Emas 2045

Senin, 28 September 2026 - 19:06 WIB

Cegah 3C dan Balap Liar, Polres Langkat Perkuat Patroli Malam

Berita Terbaru