Warisan Budaya Bengkalis, Zapin Desa Meskom Catat Rekor MURI Tingkat Dunia

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Kesenian tradisional Zapin Desa Meskom, salah satu warisan budaya tak benda kebanggaan Kabupaten Bengkalis, kembali menorehkan prestasi membanggakan.

Tarian khas Negeri Junjungan ini berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) tingkat dunia, yang ditarikan secara massal oleh perempuan riau dengan mengenakan busana Kebaya Laboh Kekek, sebagai simbol kuat peran perempuan dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu.

Pencatatan rekor tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat, disaksikan langsung oleh masyarakat serta berbagai unsur pemerintah daerah. Ribuan penari Perempuan dari berbagai kalangan tampil serentak, menyuguhkan gerak Zapin Desa Meskom yang sarat nilai religius, budaya Melayu, dan kearifan lokal Bengkalis.

Bupati Bengkalis melalui Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis, Hj. Siti Aisyah, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) tersebut.

Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya sekadar prestasi, namun juga bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama masyarakat dalam melestarikan dan mempromosikan budaya daerah ke tingkat nasional bahkan internasional.

“Zapin Desa Meskom bukan sekadar tarian, tetapi identitas, jati diri, serta warisan budaya yang harus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang. Rekor MURI tingkat dunia ini menjadi momentum penting untuk semakin menguatkan eksistensi budaya Melayu Bengkalis di mata dunia,” ujar Istri Wakil Bupati Bengkalis itu.

Tarian massal tersebut secara resmi dicatat sebagai Rekor Dunia MURI kategori Tari Zapin Desa Meskom oleh Perempuan Terbanyak. Penghargaan MURI diberikan kepada Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Riau sebagai inisiator dan penggerak utama kegiatan pelestarian budaya tersebut.

Baca Juga :  Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar di Medan, Stok Bapokting Aman dan Harga Relatif Stabil

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Hj. Adrias Hariyanto, selaku Ketua Umum BKOW Provinsi Riau, didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau, H. SF Hariyanto.

Dalam keterangannya, Plt. Gubernur Riau menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu Riau.

“Pemecahan Rekor MURI Tari Zapin Desa Meskom oleh perempuan terbanyak ini menunjukkan bahwa budaya Melayu Riau tetap hidup dan dijaga bersama. Pemerintah Provinsi Riau sangat mengapresiasi peran organisasi wanita yang mampu menyatukan ribuan perempuan dalam satu gerak budaya yang penuh makna,” ujar H. SF Hariyanto.

Sementara itu, Ketua Umum BKOW Provinsi Riau, Hj. Adrias Hariyanto, menyampaikan bahwa rekor tersebut dipersembahkan untuk seluruh perempuan Riau yang telah berperan aktif dalam pelestarian budaya daerah.

“Rekor MURI ini kami persembahkan untuk seluruh perempuan Riau. Tari Zapin Meskom sebagai warisan budaya tak benda dari Kabupaten Bengkalis kami angkat sebagai simbol kebersamaan perempuan lintas daerah. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai budaya Melayu,” tuturnya.

Acara pemecahan rekor dunia tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemerintahan, di antaranya H. Arwin AS, Bupati Siak dua periode, H. Saleh Djasit, Gubernur Riau pada masanya, serta para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Riau.

Dengan pencatatan rekor MURI tingkat dunia ini, Zapin Meskom diharapkan semakin dikenal luas, tidak hanya sebagai kebanggaan masyarakat Bengkalis, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang patut dijaga dan dilestarikan bersama. (Red/Jamil)

Berita Terkait

Peduli Kasih, IPB Kunjungi Korban Laka Lantas, Asali Bawamenewi di Batam
Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar 8 Paket Sabu di Binjai Barat
Jawaban Pemerintah untuk Fraksi PKB Tak Dibacakan, Desi Tantang Satria Mandala Tunjukkan Dasar Aturannya
Nama ATHIA Diseret Isu Jatah PETI, Tim Investigasi Malah Temukan Puluhan Rakit di Belakang Mapolres Kuansing
KPU Riau dan Kejati Riau Perkuat Sinergi, Tandatangani Perjanjian Kerja Sama
Hanya dalam 24 Jam, Polda Sumut Ungkap 28 Kasus Curat dan 29 Tersangka
Polres TapUt Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu
Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 00:47 WIB

Peduli Kasih, IPB Kunjungi Korban Laka Lantas, Asali Bawamenewi di Batam

Selasa, 29 September 2026 - 23:34 WIB

Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar 8 Paket Sabu di Binjai Barat

Selasa, 29 September 2026 - 23:27 WIB

Jawaban Pemerintah untuk Fraksi PKB Tak Dibacakan, Desi Tantang Satria Mandala Tunjukkan Dasar Aturannya

Selasa, 29 September 2026 - 23:24 WIB

Nama ATHIA Diseret Isu Jatah PETI, Tim Investigasi Malah Temukan Puluhan Rakit di Belakang Mapolres Kuansing

Selasa, 29 September 2026 - 19:37 WIB

KPU Riau dan Kejati Riau Perkuat Sinergi, Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

Berita Terbaru