Perkuat Pengawasan Kualitas, Kominfo Siak Kembangkan Aplikasi MBG

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIAK – Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong transformasi digital dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah strategis yang dilakukan ialah mengembangkan Aplikasi MBG sebagai instrumen pengawasan kualitas makanan yang akan digunakan oleh para pelaksana program di lapangan.

Pengembangan aplikasi tersebut dipaparkan dalam rapat ekspos yang digelar di Ruang Rapat Diskominfo Kabupaten Siak, Senin (3/8/2026). Rapat dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Koordinator MBG Kabupaten Siak, Sekretaris Diskominfo, serta para kepala bidang di lingkungan Diskominfo Kabupaten Siak.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Siak, Rozi Chandra, mengatakan aplikasi tersebut dikembangkan bukan sekadar sebagai sarana pelaporan, tetapi juga untuk membangun kesadaran seluruh pihak yang terlibat agar mutu makanan bagi penerima manfaat tetap terjaga sejak proses produksi hingga distribusi.

“Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan awareness para pelaksana lapangan terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat Program MBG,” kata Rozi Chandra saat memaparkan pengembangan aplikasi.

Menurut Rozi, sistem tersebut dibangun dengan empat parameter utama yang menjadi acuan dalam pengawasan kualitas makanan. Keempat parameter itu meliputi ketepatan waktu distribusi, kesegaran makanan, kelayakan dan cita rasa makanan, serta variasi menu yang disajikan.

“Ada empat parameter dalam aplikasi yang kita luncurkan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan awareness kepada KSPPG, pengawas gizi, dan mitra, bahwa makanan yang didistribusikan kepada anak harus tepat waktu, segar, baik dan enak untuk dimakan, serta bervariasi supaya tidak membosankan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dalam Waktu 2 Pekan, Polsek Senapelan Berhasil Ungkap Kasus C3 ( Curat, Curas dan Curanmor ) Pada 6 TKP Berbeda

Ia menjelaskan, keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh terpenuhinya kebutuhan gizi, tetapi juga kualitas makanan yang diterima anak-anak setiap hari. Karena itu, seluruh unsur yang terlibat, mulai dari KSPPG, tenaga pengawas gizi, hingga mitra penyedia makanan, perlu memiliki standar yang sama dalam menjaga mutu layanan.

Melalui aplikasi tersebut, proses pengawasan diharapkan menjadi lebih cepat, terukur, dan terdokumentasi secara digital. Data yang dihimpun dari lapangan juga akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Program MBG secara berkelanjutan.

Rapat ekspos juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna menyamakan persepsi mengenai kebutuhan data, mekanisme pelaporan, serta peran masing-masing instansi dalam mendukung implementasi aplikasi. Masukan dari seluruh peserta akan menjadi bagian dari penyempurnaan sistem sebelum diterapkan secara lebih luas.

Rozi menegaskan, pengembangan Aplikasi MBG merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui kolaborasi lintas sektor dan sistem pengawasan yang lebih modern, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi para penerima manfaat di Kabupaten Siak. (**/Inf)

Berita Terkait

Satu Lagi Pelaku Pencurian Bentor dan Baterai Truk Diamankan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan
Wakil Ketua dan Sekwan Sebut Berkas Diangkut APH, Ketua DPRD Sebut Tak Ada Penyitaan, Desi: Bongkar Perbedaan Keterangan!
Pemanggilan Anggota DPRD Kuansing Mulai Terkuak, Desi: Berawal dari Laporan, Bukan Pemberitaan Media
PT DSI Akui Beli Lahan Hanya Berdasarkan Identitas KTP Pemilik, Penguasaan Lahan 40 Hektar Dinilai Cacat Hukum
Polresta Pekanbaru Ikuti Ngaji Kebangsaan Bersama Gus Baha, Perkuat Nilai Keagamaan dan Persatuan
Bukan Menolak Diperiksa, Desa Sungai Bawang Hanya Minta Fakta Dibuka
Pemdes Belum Pernah Terima LHP, Kejaksaan Sebut Ada Laporan, Desi Guswita:  Saya Minta Semua Pihak Terbuka
Waspada Jam Rawan Saat Dini Hari, Polres Langkat Lakukan Patroli

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 22:24 WIB

Satu Lagi Pelaku Pencurian Bentor dan Baterai Truk Diamankan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan

Sabtu, 26 September 2026 - 21:36 WIB

Wakil Ketua dan Sekwan Sebut Berkas Diangkut APH, Ketua DPRD Sebut Tak Ada Penyitaan, Desi: Bongkar Perbedaan Keterangan!

Sabtu, 26 September 2026 - 21:11 WIB

Pemanggilan Anggota DPRD Kuansing Mulai Terkuak, Desi: Berawal dari Laporan, Bukan Pemberitaan Media

Sabtu, 26 September 2026 - 17:37 WIB

PT DSI Akui Beli Lahan Hanya Berdasarkan Identitas KTP Pemilik, Penguasaan Lahan 40 Hektar Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 26 September 2026 - 17:24 WIB

Polresta Pekanbaru Ikuti Ngaji Kebangsaan Bersama Gus Baha, Perkuat Nilai Keagamaan dan Persatuan

Berita Terbaru