KPU Sumut Tetapkan Nomor Urut Paslon Gubernur dan Wagub, Bobby-Surya Nomor 1, Sedangkan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Nomor 2

- Jurnalis

Selasa, 24 September 2024 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, (NV) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara telah menetapkan nomor urut calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara melalui rapat pleno terbuka di Grand Mercure Hotel, Senin (23/9/2024) malam.

Pasangan yang akan bertarung di Kontestasi Pilkada 27 November nanti adalah pasangan Muhammad Bobby Afif Nasution-Surya, dan Pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala.

Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala datang lebih dulu di Hotel Grand Mercure pada pukul 19.07 WIB dengan memakai pakaian serba hitam, dengan memakai peci, didampingi istri masing-masing, serra didampingi Anggota Partai Pengusung, dan Ketua tim pemenangan Hinca Panjaitan.

Kemudian pasangan Bobby Nasution-Surya tiba di Hotel Grand Mercure pada pukul 19.55 WIB dengan memakai pakaian kemeja putih, didampingi istri masing-masing, serta didampingi Anggota Partai Pengusung, dan tim pemenangan.

Rapat pleno penetapan nomor urut dimulai pada pukul 20.19 WIB dipimpin langsung oleh Ketua KPU Sumut Agus Arifin, didampingi oleh enam komisioner lainnya yakni El Suhaimi, Frendianus Joni Rahmat Zebua, Kotaris Banurea, Raja Ahab Damanik, Robby Effendy Hutagalung, Sitori Mendrofa dan juga Sekretaris KPU Sumut, Syafran Daulay.

Agus Arifin dalam rapat pleno mengatakan, hari ini merupakan rangkaian kegiatan dari tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2024 yang mana menjadi nomor yang akan dipergunakan dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan dilaksanakan pada Rabu 27 November mendatang.

Selanjutnya Komisioner Divisi Teknis KPU Sumut Raja Ahab Damanik, membacakan tata tertib pengundian dan penetapan nomor urut.

Selanjutnya masing-masing pasangan calon mengambil nomor antrian, untuk menentukan siapa yang akan mengambil kocokan nomor urut.

Setelah dilakukan pengundian akhirnya pasangan Bobby Afif Nasution dan Surya mendapatkan nomor urut 1, dan Pasangan Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala mendapatkan nomor urut 2.

Selanjutnya masing-masing pasangan calon diberikan salinan serta nomor urut, sebagai pengesahan untuk ikut serta dalam Pilkada Sumut 2024.

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor Urut 1 Muhammad Bobby Afif Nasution dan Surya dalam sambutannya mengatakan, Sumatera Utara merupakan Provinsi terbesar di Pulau Sumatera dan memiliki cerita klasik, yakni jalan-jalan rusak ketika sampai di Sumut, dari luar Provinsi, makan dari itu dirinya akan memperbaiki infrastruktur di Sumatera Utara.

Baca Juga :  Lapas Bengkalis Terima Kotak Suara untuk Pilkada 2024

Dengan 2,7 Triliun dana untuk jalan, makan akan selesai jika dirinya terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara”, ucapnya.

Ada dua kondisi seorang rakyat membutuhkan seorang pemimpin, yang pertama pada saat mereka sakit, mereka pasti butuh pemimpin, dan saat itu juga masyarkat bisa berobat dengan menggunakan KTP dan yang kedua saat masyarakat terkena masalah.

Contohnya maslaah hukum, masyarakat kita bingung akan mengadu kemana, disitu pemerintah harus bisa hadir, kami akan menjadikan Sumut menjadi restorative justice bagi masyarakat kecil.

Dirinya berharap Pilkada ini menjadi Pilkada yang terhindar dari fitnah, dan menjadikan Pilkada dengan hasil kerja yang baik.Kemudian Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor Urut 2 Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala mengatakan sebentar lagi kita merayakan pesta demokrasi maka dari itu di pesta ini kitab rayakan dengan suka cita tidak ada tekanan dan intervensi dari siapapun.

“Demokrasi itu milik masyarakat Sumut, bukan milik dirinya pak Hasan, dan juga milik siapapun” ucapnya.

Mantan Pangkostrad meminta kepada pihak KPU Sumut agar menjadi wasit yang adil agar saya bisa menjalankan Demokrasi secara benar dan baik, dan dirinya juga untuk kepada aparat TNI/Polri dan ASN agar bersikap netral dalam kontestasi Pilkada.

“Saya 32 tahun menjadi anggota TNI, jika TNI tidak bersikap netral, maka dia bisa disebut penghianat dan mari kita taati Demokrasi dan jangan sampai kita khianati Demokrasi” ucap Edy.

Hadir pada rapat pleno tersebut, masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, dan para pendukung, Komisioner Bawaslu Sumatera Utara, Para unsur Forkopimda Sumatera Utara. (Indra Cahaya Tanjung)

Editor : Bomen

Berita Terkait

Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata
Warga Kecam PETI di Desa Kopah, 2 Oknum Polisi Terlibat?
Kepala Rutan Dumai Tekankan Warga Binaan Jaga Kebersihan dan Ketertiban
Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau
Patroli Brimob Polda Sumut Sisir Titik Rawan di Medan, Antisipasi Kejahatan Jalanan
Sat Narkoba Polres Langkat Ungkap Kasus Narkotika, Satu Pelaku Diamankan
Penutupan Durian Fest 2026 Berlangsung Meriah, Kasmarni: Mari Kita Jaga dan Rawat Durian Bengkalis Jadi Warisan Negeri
Pemerintah Melalui Dirjen Pajak Implementasikan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2025

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 22:49 WIB

Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata

Senin, 6 Juli 2026 - 18:41 WIB

Warga Kecam PETI di Desa Kopah, 2 Oknum Polisi Terlibat?

Senin, 6 Juli 2026 - 17:23 WIB

Kepala Rutan Dumai Tekankan Warga Binaan Jaga Kebersihan dan Ketertiban

Senin, 6 Juli 2026 - 17:19 WIB

Bupati Bengkalis Raih Penghargaan Pengelolaan JDIHN Terbaik Kedua Tingkat Provinsi Riau

Senin, 6 Juli 2026 - 17:16 WIB

Patroli Brimob Polda Sumut Sisir Titik Rawan di Medan, Antisipasi Kejahatan Jalanan

Berita Terbaru

Headlines

Bengkalis Durian Fest 2026, Wujud Nyata

Senin, 6 Jul 2026 - 22:49 WIB

Headlines

Warga Kecam PETI di Desa Kopah, 2 Oknum Polisi Terlibat?

Senin, 6 Jul 2026 - 18:41 WIB