Indobursa Exchange Siap Tingkatkan Ekosistem Perkebunan Kelapa Sawit

- Jurnalis

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, (NV) — 4 Oktober 2024. Indobursa Exchange dengan bangga memperkenalkan bursa komoditi yang berfokus pada perdagangan komoditas strategis di Indonesia, terutama sebagai referensi harga perdagangan minyak sawit mentah (CPO).

Kehadiran IX Indobursa Exchange diharapkan dapat mendukung transparansi dan efektivitas dalam perdagangan komoditi di Indonesia. Karena Indonesia, sebagai produsen CPO terbesar di dunia, dinilai memerlukan tata kelola dan mekanisme perdagangan yang efisien.

Indobursa Exchange adalah bursa berjangka komoditas independen yang dimiliki oleh para pelaku komoditas fisik dan bekerjasama dengan PT Kliring Berjangka Indonesia anak usaha BUMN Danareksa Holding untuk proses kliring dan penyelesaian transaksinya. Ini diselenggarakan untuk memperkenalkan IX Indobursa Exchange kepada pemangku kepentingan dan memperlihatkan potensi perdagangan komoditi yang lebih transparan, teratur, dan efektif.
Beberapa tujuan utama acara ini antara lain:
1. Memperkenalkan IX Indobursa Exchange sebagai bursa perdagangan komoditi yang andal dan transparan, serta memiliki izin sebagai bursa berjangka dari Bappebti – Kementerian Perdagangan.
2. Memberikan wawasan tentang mekanisme perdagangan komoditi berjangka di Indobursa yang berbasiskan multilateral.
3. Membangun jaringan dengan pelaku industri, seperti pengusaha kelapa sawit, pialang komoditi, dan pihak pemerintah.
4. Menyediakan ruang diskusi terkait perkembangan industri komoditi berjangka di Indonesia dan tantangan ke depan

Agung Rihayanto, selaku Direktur Utama IX Indobursa Exchange mengatakan bursa ini dirancang untuk mendukung transparansi dan efisiensi perdagangan komoditas strategis di Indonesia, terutama CPO. “Kami berharap dapat menjadi referensi harga yang kredibel dan solusi dalam tata kelola perdagangan komoditi yang lebih baik.”

M. Arsjad Rasjid Prabu Maungkuningrat, selaku Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) mengatakan, komoditas alam Indonesia luar biasa melimpah, oleh karena itu Indonesia harus siap bersaing secara global, dan di sini Indobursa Exchange akan berperan. Selain regulasi dari pemerintah, peran pasar menjadi kunci.

Baca Juga :  Ketum PW FRN Counter Polri, R. Mas MH Agus Rugiarto SH, Soroti Kasus Penembakan oleh Oknum Polisi di Kalteng

“IX dapat hadir menjadi platform yang efisien dan transparan serta mampu memfasilitasi price discovery khususnya untuk komoditas strategis bagi perekonomian nasional, mulai dari pertanian, perkebunan, hingga energi. Sehingga bisa mencapai pertumbuhan ekonomi setara 8% dan mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045,” ucapnya.

Budi Susanto selaku Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia mengatakan ini adalah langkah besar menuju transparansi dan efisiensi dalam perdagangan komoditas, khususnya kelapa sawit, yang merupakan pilar penting dalam ekonomi Indonesia.

“Kami yakin bahwa dengan kehadiran IX Indobursa, kita akan melihat perkembangan signifikan dalam pengelolaan pasar komoditi yang lebih modern, inklusif, dan kompetitif,” katanya.

Kepala Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) Kasan mengatakan, pengenalan IX Indobursa Exchange merupakan salah satu langkah nyata dalam mewujudkan apa yang telah dicanangkan oleh pemerintah sejak tahun sebelumnya.

“Sebagai produsen CPO terbesar di dunia, Indonesia memiliki peran strategis dalam menentukan arah pasar komoditas global. Pemerintah akan terus berupaya menciptakan referensi harga yang transparan dan kredibel, khususnya di sektor industri CPO, guna memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional,” kata Kasan

Indobursa Exchange mengusung konsep kolaborasi sehat dengan berbagai pihak di industri kelapa sawit, mulai dari petani kecil hingga perusahaan besar. Dengan demikian, Indobursa tidak hanya menyediakan pasar yang terbuka bagi semua, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas produk dan efisiensi perdagangan. Perkenalan ini diharapkan akan menjadi permulaan bagi transformasi industri kelapa sawit Indonesia menuju perdagangan yang lebih modern, transparan, dan berkelanjutan. (Rls)

Editor : RedNV

Berita Terkait

Desi Guswita Soroti Kafe Remang-Remang Diduga Milik Bandot, Nama Camat Singingi Ikut Terseret?
MTQ Jadi Momentum, Bupati Afni Perkuat Komitmen Siak sebagai Kabupaten Santri
Iklan Ucapan DPRD Kabupaten Rokan Hilir
Kapolres Kuansing Diduga Abaikan Laporan Kasus Intimidasi, Ketua DPD GRANAT Riau Kecewa!
Satreskrim Polres Binjai Bekuk Dua Orang Terduga Pelaku Curat dengan Nilai Rp 157 Juta
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Laporan GRANAT Kuansing Hampir 2 Bulan tanpa Progres, Penyidik: Jumat Depan, Memey Diperiksa
Wali Kota dan Wawako Salurkan Mesin dan Alat Pertanian kepada 13 Kelompok Tani

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Desi Guswita Soroti Kafe Remang-Remang Diduga Milik Bandot, Nama Camat Singingi Ikut Terseret?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:33 WIB

MTQ Jadi Momentum, Bupati Afni Perkuat Komitmen Siak sebagai Kabupaten Santri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Iklan Ucapan DPRD Kabupaten Rokan Hilir

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kapolres Kuansing Diduga Abaikan Laporan Kasus Intimidasi, Ketua DPD GRANAT Riau Kecewa!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Satreskrim Polres Binjai Bekuk Dua Orang Terduga Pelaku Curat dengan Nilai Rp 157 Juta

Berita Terbaru

Headlines

Iklan Ucapan DPRD Kabupaten Rokan Hilir

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:50 WIB