Masyarakat Buantan Besar Keluhkan Air Bersih, Bupati Afni : Kita Segera Cari Solusinya

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIAK — Masyarakat Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak mengeluhkan sulitnya mengakses air bersih. Mereka berharap di daerahnya terpasang dan dialiri Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM).

Kepala Desa Buantan Suwanto menyampaikan setiap tahun pihaknya mengusulkan melalui anggaran APBN, agar air bersih bisa masuk ke Buantan. Masyarakat berharap saat musim kemarau seperti sekarang, air bersih bisa terpenuhi untuk MCK dan persawahan.

“Kami di sini, persoalannya air bersih. Apalagi ketika musim kemarau seperti saat ini, sulit mendapatkan air, Kami berharap betul air bersih ini minimal untuk MCK dan untuk Padi saja lah,” kata Suwanto, Kepala Desa Buantan Besar bicara di forum Musrenbang Kecamatan di aula Kantor Penghulu Buantan Besar Kecamatan Siak, Senin (24/2/2026) sore.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Siak, Ardi Irfandi menjelaskan bahwa kendala yang dihadapi saat ini lebih kepada kapasitas dan tekanan air pada sistem yang ada.

Menurutnya, penambahan sambungan rumah (SR) tidak bisa dilakukan begitu saja tanpa peningkatan kapasitas mesin.

“InsyaAllah, kami akan lanjutkan usulan lama di 2027. Tapi kalau saat ini kita paksakan menambah banyak SR atau penyambungan air bersih ke rumah. Saya khawatir masyarakat kecewa karena tekanannya menurun, nanti malah air tidak sampai ke rumah,” terang dia.

Baca Juga :  Polda Sumut Tegas Berantas Premanisme, Tim Subsatgas Tindak Amankan Pelaku Pemalakan di Medan

“Jadi kita coba upgrade dulu sistem pengelolaan airnya. Kalau tekanan sudah stabil, baru kita hitung, dengan pompa segini bisa melayani berapa rumah,” tambahannya.

Bupati Siak Afni Zulkifli yang memimpin acara itu, menanggapi usulan tersebut, bahwa pelayanan dasar, termasuk air bersih tidak boleh terganggu. Apa yang disampaikan masyarakat hari ini menjadi catatannya untuk dibahas di Musrenbang dan RKPD Kabupaten.

“Masalah air bersih ini hampir tiap hari saya bicarakan dengan Pak Kadis. Macam-macam cobaan PDAM kita ini, mulai dari tekanan air, obat dan sebagainya,” ucap Afni.

Afni menyampaikan, Pemerintah Daerah terus berkoordinasi dan mencari solusi agar hak dasar masyarakat terpenuhi. Ia menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum, yang mengurus air bersih, jalan, irigasi mencarikan solusi terhadap persoalan air bersih ini.

“Jadi bapak ibu, kita memang efisiensi, tapi saya bilang tidak boleh efisiensi pada pelayanan dasar, termasuk salah satunya Dinas PU. PU dan turunannya tidak boleh ada efisiensi, Cuman tinggal prioritas yang mana kita kerjakan,” tegas nya.

Ia juga memastikan pemerintah daerah tetap berikhtiar sekaligus membuka peluang dukungan dari pemerintah pusat untuk memperkuat layanan dasar masyarakat.

Pemkab Siak tetap memaksimalkan sistem yang ada terlebih dahulu agar distribusi air lebih stabil, sebelum membuka penambahan jaringan baru secara bertahap. (**/Inf)

Berita Terkait

Peduli Kasih, IPB Kunjungi Korban Laka Lantas, Asali Bawamenewi di Batam
Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar 8 Paket Sabu di Binjai Barat
Jawaban Pemerintah untuk Fraksi PKB Tak Dibacakan, Desi Tantang Satria Mandala Tunjukkan Dasar Aturannya
Nama ATHIA Diseret Isu Jatah PETI, Tim Investigasi Malah Temukan Puluhan Rakit di Belakang Mapolres Kuansing
KPU Riau dan Kejati Riau Perkuat Sinergi, Tandatangani Perjanjian Kerja Sama
Hanya dalam 24 Jam, Polda Sumut Ungkap 28 Kasus Curat dan 29 Tersangka
Polres TapUt Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu
Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 00:47 WIB

Peduli Kasih, IPB Kunjungi Korban Laka Lantas, Asali Bawamenewi di Batam

Selasa, 29 September 2026 - 23:34 WIB

Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar 8 Paket Sabu di Binjai Barat

Selasa, 29 September 2026 - 23:27 WIB

Jawaban Pemerintah untuk Fraksi PKB Tak Dibacakan, Desi Tantang Satria Mandala Tunjukkan Dasar Aturannya

Selasa, 29 September 2026 - 23:24 WIB

Nama ATHIA Diseret Isu Jatah PETI, Tim Investigasi Malah Temukan Puluhan Rakit di Belakang Mapolres Kuansing

Selasa, 29 September 2026 - 19:37 WIB

KPU Riau dan Kejati Riau Perkuat Sinergi, Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

Berita Terbaru