Perkuat Transformasi Digital, PTPN IV Raih Standar Internasional dan Tingkatkan Kematangan Tata Kelola TI

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — PTPN IV memperkuat transformasi digital melalui penerapan standar internasional dan peningkatan kematangan tata kelola teknologi informasi (TI), ditandai dengan keberhasilan meraih *sertifikasi ISO/IEC 20000-1 dan ISO/IEC 27001* serta *capaian assessment BSSN IKAS sebesar 3,64 dan IT Maturity Assessment (ITMA) sebesar 3,60 pada 2026*, sebagai bagian dari upaya membangun layanan TI yang andal, aman, terukur, dan selaras dengan kebutuhan bisnis perusahaan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan penguatan teknologi informasi menjadi bagian penting dalam transformasi perusahaan karena digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi mampu memperkuat proses bisnis dan menciptakan nilai bagi perusahaan.

“Transformasi digital harus dibangun di atas fondasi tata kelola yang kuat, layanan yang andal, serta keamanan informasi yang terjaga. Sistem digital yang terintegrasi akan memberikan manfaat nyata bagi operasional perusahaan,” ujarnya.

Menurut Jatmiko, penerapan standar internasional dan pengukuran tingkat kematangan TI juga menjadi instrumen untuk memastikan pengembangan digital perusahaan berjalan secara sistematis dan berkelanjutan.

“Yang terpenting adalah bagaimana standar tersebut menjadi sistem kerja yang diterapkan secara konsisten, sehingga mampu mendukung pengambilan keputusan, meningkatkan efisiensi, menjaga keamanan informasi, dan memperkuat daya saing perusahaan,” terang Jatmiko.

*Tata Kelola TI Makin Matang*
Direktur SDM dan Umum PTPN IV PalmCo, Suhendri, mengatakan penguatan tata kelola TI dilakukan melalui penerapan standar yang memberikan kerangka kerja terukur bagi pengelolaan layanan dan keamanan informasi perusahaan.

“Sertifikasi tersebut memberikan fondasi penting bagi PTPN IV dalam memastikan layanan teknologi informasi dikelola secara profesional sekaligus memastikan informasi dan aset digital perusahaan mendapatkan perlindungan yang memadai,” ujar Suhendri.

Baca Juga :  Brimob Polda Sumut Hadir di Tengah Malam, Patroli Gabungan Persempit Ruang Gerak Kejahatan

*Sertifikasi ISO/IEC 20000-1* yang diraih perusahaan merupakan standar internasional untuk manajemen layanan teknologi informasi atau IT Service Management (ITSM).

Penerapan standar ini mencakup proses perancangan, penyediaan, pengoperasian, pemeliharaan, hingga peningkatan layanan TI agar semakin selaras dengan kebutuhan bisnis dan pengguna layanan di lingkungan perusahaan.

Selain itu, PTPN IV juga meraih *sertifikasi ISO/IEC 27001* untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi atau Information Security Management System (ISMS).

Standar tersebut memperkuat pendekatan perusahaan dalam mengelola risiko keamanan informasi, pengendalian akses, perlindungan aset data serta penanganan insiden dengan mengedepankan prinsip kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi.

Penguatan tata kelola dan keamanan TI berlanjut melalui pengukuran kematangan.

PTPN IV mencatat nilai *3,64 pada assessment BSSN IKAS Tahun 2026* serta *3,20 pada IT Maturity Assessment (ITMA) Tahun 2025*.

Kedua capaian tersebut menjadi indikator untuk melihat perkembangan kapabilitas keamanan siber dan tata kelola teknologi informasi secara lebih terukur.

Ke depan, capaian tersebut menjadi dasar bagi PTPN IV untuk terus memperkuat tata kelola TI melalui peningkatan kualitas layanan, pengelolaan risiko, keamanan informasi, serta konsistensi penerapan proses digital di seluruh lingkungan perusahaan, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan sistem yang semakin terintegrasi guna mendukung kebutuhan operasional di berbagai wilayah kerja.

Penguatan ini diarahkan untuk membangun ekosistem digital yang responsif terhadap perkembangan teknologi, mendukung efisiensi, meningkatkan keandalan layanan, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data, dan menjaga keberlangsungan operasional perusahaan serta sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang semakin adaptif, terintegrasi, dan siap menghadapi tantangan bisnis di era digital.

(*/Mg/Indra Cahaya Tanjung)

Berita Terkait

PT MS dan PT IDL Kuasai Tanah Sejak 1992, Kuasa Hukum Ahli Waris Minta Segera Diselesaikan
Geger Uang Sewa Unit di High Point Apartment Siwalankerto, Korban Rugi Ratusan Juta
Lapas Kelas II Tembilahan Gelar Giat Pustaka Keliling, Tingkatkan Minat Baca Warga Binaan
Bea Cukai Dumai Gagalkan Pengiriman 47,5 Kg Sabu, 20.044 Ekstasi dan 3.600 Cartridge Etomidate
Tekan Kejahatan, Polda Sumut Ungkap 333 Kasus Curat-Curas dan Ringkus 362 Tersangka
Kapolres Binjai AKBP Bimo Moernanda Bangun Sinergi dengan Bawaslu Langkat
Kompolnas Apresiasi Keterbukaan Audit Investigasi Kasus Winda Lorenza Gowasa, Libatkan Pihak Eksternal
Kompolnas: Audit Investigasi Winda Lorenza Gowasa Berjalan Baik, Konstruksi Peristiwa Logis

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:21 WIB

PT MS dan PT IDL Kuasai Tanah Sejak 1992, Kuasa Hukum Ahli Waris Minta Segera Diselesaikan

Jumat, 25 September 2026 - 10:45 WIB

Geger Uang Sewa Unit di High Point Apartment Siwalankerto, Korban Rugi Ratusan Juta

Jumat, 25 September 2026 - 10:42 WIB

Lapas Kelas II Tembilahan Gelar Giat Pustaka Keliling, Tingkatkan Minat Baca Warga Binaan

Kamis, 24 September 2026 - 21:30 WIB

Bea Cukai Dumai Gagalkan Pengiriman 47,5 Kg Sabu, 20.044 Ekstasi dan 3.600 Cartridge Etomidate

Kamis, 24 September 2026 - 17:54 WIB

Tekan Kejahatan, Polda Sumut Ungkap 333 Kasus Curat-Curas dan Ringkus 362 Tersangka

Berita Terbaru