PJC Fokus Membangun Mental di Era Media yang Semakin Kompetitif Melalui Pelatihan Jurnalis

- Jurnalis

Sabtu, 21 September 2024 - 00:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: j;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Hdr;
cct_value: 0;
AI_Scene: (200, -1);
aec_lux: 295.37796;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: j; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Hdr; cct_value: 0; AI_Scene: (200, -1); aec_lux: 295.37796; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

PEKANBARU, (NV) — Lembaga Pendidikan Wartawan, Pekanbaru Journalist Center (PJC), kembali menggelar Pelatihan Jurnalistik untuk meningkatkan Kompetensi Pemimpin Redaksi Media Berita On-Line se-Provinsi Riau 2024.

Pelatihan Jurnalistik ini digelar di Hotel Tjokro, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Kamis, (19/9/2024), Pukul 09.00 sampai Pukul 13.00.WIB.

Hadir dalam pertemuan itu, Narasumber, Direktur Eksekutif RMW (Riau Media Watch), Drs. Wahyudi El Panggabean, MH yang merupakan Direktur Utama (Dirut) PJC, didampingi Moderator, Dr. Abdul Kadir yang juga Direktur Bidang Pendidikan PJC Pekanbaru.

Acara yang bertema, Menggugah Keberanian dan Membangun Mental untuk Mengungguli Pemberitaan di Era Media yang Semakin Kompetitif, adalah lebih ke pemantapan teknis peliputan dan cara terbaik menghadapi Narasumber.

Di hadapan peserta Pelatihan sebanyak 20 orang, Wahyudi lebih banyak menerapkan tata cara seorang Jurnalis dalam melakukan peliputan, keberanian dan mental serta sikap dan penampilan.

“Wartawan harus berani menghadapi Narasumber dengan sikap dan penampilan yang baik. Menulis berita sesuai fakta dan bukan Hoax, serta menciptakan suatu berita dengan lengkap dan tidak di bawah pengaruh emosional,” kata Guru Jurnalis itu.

Wartawan senior yang sudah menjalankan tugas Jurnalistik hingga 39 Tahun saat ini, mendorong Wartawan untuk menciptakan karya ilmiah dengan menulis berita sendiri dan tidak lebih fokus pada rilisan-rilisan atau berita-berita titipan yang belum diketahui kronologisnya.

“Sah-sah saja kawan-kawan menayangkan berita-berita hasil rilisan atau berita titipan, namun apakah sudah yakin dengan kronologis atau fakta dari berita itu? Baiknya, sesekali atau minimal ada satu berita hasil karya sendiri, minimal 1 dalam satu Minggu,” katanya.

Wartawan berlisensi BNSP dan pemberani dalam menjalankan tugas Jurnalistik ini, menerangkan hal utama dalam menjalankan profesi Jurnalistik.

Wartawan harus memiliki mental, berani dan bahkan Wartawan harus dianggap sebagai ancaman bagi Narasumber, maka seorang Wartawan dikenal berdasarkan hasil karya tulisan nya sendiri.

“Ancaman dalam arti proaktif menulis berita, namun tetap menjaga sikap dan penampilan, karena itu salah satu Kunci untuk menghadapi Narasumber yang terbilang arogan dan suka menghindari Wartawan,” jelas Wahyudi.

Baca Juga :  Korban KDRT Minta Polres Nias Tangkap Terduga Pelaku Inisial A Larosa

Sebaliknya, sambungnya, ia meyakinkan peserta Pelatihan, bahwa segala bentuk tantangan di lapangan, harus siap menghadapinya karena itu merupakan resiko dalam tugas.

“Tuhan tidak pernah memberikan kesakitan kepada kita dan Tuhan juga tidak pernah memberikan ketakutan kepada kita dalam menjalankan profesi paling mulia ini,” ucapnya.

Fungsi seorang Wartawan sebagai Sosial Kontrol, sebaliknya Wartawan juga harus diawasi pergerakannya agar tidak semena-mena dan tidak menyalahgunakan profesinya.

“Masyarakat berperan mengawasi dan memantau kinerja Jurnalis dan pemberitaan Media melalui Lembaga, itu ada aturannya, sebagai Peran Serta Masyarakat,” tambahnya.

Tentang penampilan dan sikap, bukan orang lain yang kita takuti, tetapi diri kita sendiri, karena sikap kita yang tidak sesuai Kode Etik Jurnalistik.

“Nah, dalam menjalankan Tupoksi, seorang Wartawan harus mampu menjaga penampilan, sikap dan etika nya supaya diri kita lebih terhormat di mata Narasumber dan publik,” pungkas ya.

Pada penghujung acara Pelatihan itu, sejumlah peserta secara bergantian menyampaikan beberapa kesan baik atas pelayanan seorang Wahyudi sebagai Guru Besar Jurnalis Nasional yang secara rutin terus menerus menggelar Pelatihan untuk meningkatkan Kompetensi para Pemimpin Redaksi itu.

Selain itu, Direktur Eksekutif Riau Media Watch itu, berupaya keras dan maksimal mengeruk hati para Jurnalis supaya benar-benar menjadi Wartawan profesional, dikenal dan sukses.

Wahyudi, berusaha keras agar para Wartawan mampu menjadi yang terbaik dengan penampilan disertai mental yang kuat dan sikap intelektual sehingga berani berbicara di depan umum atau pada moment public speaking.

Jelang selesai acara, semua peserta menyampaikan ucapan terima kasih sedalam-dalamnya kepada Wahyudi El Panggabean dan tidak lupa peserta mendukung dalam Do’a agar Tuhan memberikan kesehatan dan panjang umur kepada Guru Besar Nasional Jurnalis itu. ***

Penulis : Bowoziduhu Bomen

Berita Terkait

Desi Guswita Soroti Kafe Remang-Remang Diduga Milik Bandot, Nama Camat Singingi Ikut Terseret?
MTQ Jadi Momentum, Bupati Afni Perkuat Komitmen Siak sebagai Kabupaten Santri
Iklan Ucapan DPRD Kabupaten Rokan Hilir
Kapolres Kuansing Diduga Abaikan Laporan Kasus Intimidasi, Ketua DPD GRANAT Riau Kecewa!
Satreskrim Polres Binjai Bekuk Dua Orang Terduga Pelaku Curat dengan Nilai Rp 157 Juta
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Laporan GRANAT Kuansing Hampir 2 Bulan tanpa Progres, Penyidik: Jumat Depan, Memey Diperiksa
Wali Kota dan Wawako Salurkan Mesin dan Alat Pertanian kepada 13 Kelompok Tani

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Desi Guswita Soroti Kafe Remang-Remang Diduga Milik Bandot, Nama Camat Singingi Ikut Terseret?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:33 WIB

MTQ Jadi Momentum, Bupati Afni Perkuat Komitmen Siak sebagai Kabupaten Santri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Iklan Ucapan DPRD Kabupaten Rokan Hilir

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kapolres Kuansing Diduga Abaikan Laporan Kasus Intimidasi, Ketua DPD GRANAT Riau Kecewa!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Satreskrim Polres Binjai Bekuk Dua Orang Terduga Pelaku Curat dengan Nilai Rp 157 Juta

Berita Terbaru

Headlines

Iklan Ucapan DPRD Kabupaten Rokan Hilir

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:50 WIB