Sekdaprov Riau Pimpin Apel Peringatan K3 yang Dipusatkan di Regional III Office PTPN IV PalmCo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menggelar apel peringatan bulan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Nasional tingkat Provinsi Riau tahun 2026, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan yang diikuti lebih dari 600 peserta dan dipimpin langsung Sekretaris Daerah Riau Syahrial Abdi tersebut dipusatkan di Region Office PTPN IV Regional III, Kota Pekanbaru, Riau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau Roni Rakhmat, Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso, jajaran forum komunikasi kepala daerah setempat, perwakilan pimpinan berbagai perusahaan dan instansi vertikal, serta regional management Regional III.

Dalam amanat Menteri Ketenagakerjaan Kerja yang disampaikan oleh Syahrial Abdi selaku pimpinan apel yang mengangkat tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan budaya K3 sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas kerja sehari-hari.

Penerapan K3 yang konsisten bukan hanya bertujuan menekan angka kecelakaan kerja, tetapi, lanjut dia, juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing daerah.

“Keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan kebutuhan bersama untuk melindungi sumber daya manusia dan menjaga keberlanjutan pembangunan,” tegasnya.

Sekda juga menjelaskan bahwa tantangan dunia kerja ke depan semakin kompleks, seiring perkembangan teknologi, digitalisasi, dan dinamika industri. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja dalam membangun sistem K3 yang adaptif dan berkelanjutan.

“Kita harus memastikan setiap tempat kerja memiliki standar K3 yang profesional, andal, serta didukung oleh kompetensi dan kesadaran seluruh insan kerja,” ujarnya.

Lebih jauh, dalam keterangannya usai apel, ia juga menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Riau memiliki sumber daya pengawas K3 serta sistem yang baik untuk mewujudkan zero accident. Meski begitu, ia menjelaskan bahwa kolaborasi seluruh pihak, terutama dunia usaha yang jumlahnya cukup besar di Riau harus dikedepankan.

Baca Juga :  Tanggapan Pemerintah Kabupaten Bengkalis Terkait Pj. Kepala Desa

“Kita juga melakukan penguatan di dinas tenaga kerja sendiri, fungsi-fungsi pengawasan dilakukan dengan baik. Pemerintah juga punya kewenangan mengkoordinasikan kabupaten kota, maka kinerja pengawas berikutnya harus kolaborasi dengan kabupaten kota,” tutur dia.

“Begitu juga di perusahaan-perusahaannya lebih siap mempersiapkan diri dan memenuhi kebutuhan, artinya pekerjaan pengawasan kita semakin baik dan kita juga semakin mudah dalam melakukan pekerjaan, tinggal penguatan-penguatan saja,” lanjut Sekda.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi PTPN IV Regional III yang dipercaya menjadi tuan rumah peringatan Bulan K3 Nasional tingkat Provinsi Riau tahun ini. Hal tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan K3 secara konsisten, khususnya di sektor perkebunan yang memiliki risiko kerja cukup tinggi.

Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menyampaikan bahwa peringatan Bulan K3 menjadi momentum strategis untuk memperkuat budaya keselamatan di lingkungan perusahaan.

“K3 merupakan prioritas utama PTPN IV. Kami terus berupaya memastikan seluruh proses operasional berjalan dengan mengedepankan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan pekerja,” katanya.

Bambang menambahkan, penerapan K3 yang kuat sejalan dengan komitmen PTPN IV PalmCo dalam mendukung kinerja berkelanjutan dan tata kelola perusahaan yang baik. “Kami percaya, lingkungan kerja yang aman dan sehat akan mendorong kinerja yang lebih optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Peringatan Bulan K3 Nasional tingkat Provinsi Riau 2026 tersebut juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan, antara lain penyerahan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, penyediaan fasilitas kesehatan gratis, simulasi penanganan kecelakaan kerja, serta kampanye keselamatan kerja sebagai upaya meningkatkan kesadaran seluruhnya. ***

Berita Terkait

Peduli Kasih, IPB Kunjungi Korban Laka Lantas, Asali Bawamenewi di Batam
Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar 8 Paket Sabu di Binjai Barat
Jawaban Pemerintah untuk Fraksi PKB Tak Dibacakan, Desi Tantang Satria Mandala Tunjukkan Dasar Aturannya
Nama ATHIA Diseret Isu Jatah PETI, Tim Investigasi Malah Temukan Puluhan Rakit di Belakang Mapolres Kuansing
KPU Riau dan Kejati Riau Perkuat Sinergi, Tandatangani Perjanjian Kerja Sama
Hanya dalam 24 Jam, Polda Sumut Ungkap 28 Kasus Curat dan 29 Tersangka
Polres TapUt Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu
Banjir Rendam Jalan Sumor bor-Tanjung Selamat, Polsek Padang Tualang Sigap Atur Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 00:47 WIB

Peduli Kasih, IPB Kunjungi Korban Laka Lantas, Asali Bawamenewi di Batam

Selasa, 29 September 2026 - 23:34 WIB

Polres Binjai Tangkap Terduga Pengedar 8 Paket Sabu di Binjai Barat

Selasa, 29 September 2026 - 23:27 WIB

Jawaban Pemerintah untuk Fraksi PKB Tak Dibacakan, Desi Tantang Satria Mandala Tunjukkan Dasar Aturannya

Selasa, 29 September 2026 - 23:24 WIB

Nama ATHIA Diseret Isu Jatah PETI, Tim Investigasi Malah Temukan Puluhan Rakit di Belakang Mapolres Kuansing

Selasa, 29 September 2026 - 19:37 WIB

KPU Riau dan Kejati Riau Perkuat Sinergi, Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

Berita Terbaru