RIAU — Beredarnya tangkapan layar unggahan di Media Sosial yang diduga berisi ucapan bernada pelecehan dan kata-kata tidak pantas, sehingga memicu reaksi keras dari marga Bawamenewi.
Oknum inisial YG, yang diketahui pemilik Media Online Opsinews.com melontarkan kata-kata di salah satu Grup WhatsApp yang berpenghuni hampir 1000 orang.
Ucapan dalam Grup bernama : Gerakan Pejuang Revolusioner & Aktivis Anti Korupsi Negara Kesatuan Republik Indonesia tersebut, dinilai mengandung kata-kata kasar dan bernada pelecehan yang tidak pantas diucapkan oleh seorang Pimpinan sebuah Media Online. Sehingga menimbulkan kegaduhan serta kekecewaan pihak yang dirugikan.
“Peristiwa ini diperkirakan terjadi dalam bulan Januari 2026. Inisial YG menyebut Marga Bawamenewi sebagai “Si Mulut Kemarin”. Ucapan pelecehan lainnya seperti pernyataan tidak menyenangkan, masih ada. YG harus mempertanggung jawabkan perbuatannya nanti,” ungkap Bomen.

Atas kejadian tersebut, melalui pemberitaan ini, Bomen, selaku pihak yang dirugikan mendesak adanya klarifikasi dari YG, diduga Yusman Gea, guna untuk menjaga Marwah, Martabat dan nama baik Marga Bawamenewi secara menyeluruh tentunya.
“Tidak segera YG klarifikasi dan meminta maaf, maka sebagai warga Negara, kami memiliki hak penuh untuk menempuh jalur Hukum. Melapor, adalah sebagai bentuk pemberitahuan suatu peristiwa untuk diketahui publik. Sedangkan pembuktian, adalah merupakan sistem Penyidikan oleh pihak Kepolisian,” paparnya. (*)






















