PEKANBARU — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Provinsi Riau, SF Hariyanto klarifikasi kronologi OTT Abdul Wahid di Cafe, bantah dirinya sebagai Saksi Pelapor.
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengklarifikasi terkait isu dirinya sebagai Saksi Pelapor dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Senin lalu, 2 November 2025.
SF Haryanto menegaskan dirinya tidak mengetahui adanya OTT. Pada saat kejadian, ia hanya sedang berbincang santai bersama Abdul Wahid dan beberapa pejabat lainnya.
“Saya banyak mendengar berita soal saya diperiksa dan muncul banyak pertanyaan. Tapi saya jelaskan, saya tidak mengetahui adanya OTT KPK,” kata SF Hariyanto kepada sejumlah Wartawan, Kamis 6 November 2025.
Mantan Kepala Dinas PU Riau itu menceritakan, bahwa pada hari kejadian, dirinya sedang bertemu dengan Gubernur Abdul Wahid dan Bupati Siak, Afni Zulkifli di Cafe yang berlokasi di belakang Rumah Dinas Gubernur Riau. Saat itu, mereka hanya berbincang santai sambil menikmati Kopi.
Cerita di balik OTT Gubernur Riau Abdul Wahid ini, menjadi isu liar di tengah masyarakat dengan beragam pandangan dan pendapat.
Hal itu diungkapkan warga Pekanbaru, Bomen, saat sedang duduk santai di salah satu Cafe menikmati secangkir Kopi sore Kamis.
“Isu beredar di Sosial Media, ada yang mengatakan dari salah satu Lembaga akan membentuk TPF terkait OTT, ada juga yang mengatakan supaya buka kembali kasus Feeling SF Haryanto dan terakhir ada yang mengatakan kasus dugaan Korupsi Dana Earmark Rp 404 miliar yang sudah dilaporkan LSM ke Kejagung RI supaya dibuka oleh KPK. Apakah kasus OTT di Riau tidak berhenti di Gubri Abdul Wahid?,” kata Bomen.
Sebelumnya, cerita konflik internal antara Abdul Wahid dengan SF Hariyanto sempat heboh. Lalu, beberapa waktu atau hitungan Mingguan, Abdul Wahid dan SF Haryanto dikabarkan telah akur kembali.
Hal itu dibuktikan dengan kehadiran Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan yang berada di tengah Abdul Wahid dan SF Haryanto sambil melakukan Salaman Komando sebagaimana Foto yang beredar, adalah pertanda bahwa, Abdul Wahid dan SF Haryanto telah berdamai.
“Kita apresiasi kepada Kapolda Riau yang telah menjadi penyejuk di antara kedua Pimpinan Daerah Riau Abdul Wahid dan SF Haryanto hingga Gubernur dan Wakil Gubernur ketika itu berdamai. Semoga Gubri nonaktif tetap sehat, semangat dan kuat menghadapi proses hukum yang sedang berjalan saat ini,” terang Bomen yang merupakan Pemred Media nadaviral.com sekaligus sebagai Ketua GWI Riau itu. ***






















