Dugaan Mark Up Belanja Obat Rp 4,3 Miliar di Diskes Pekanbaru, Mantan Kadis, Dr Naldo Blokir WA Jurnalis

- Jurnalis

Senin, 29 Juli 2024 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, (NVC) — Dikonfirmasi soal dugaan mark up atas proyek Pengadaan Obat-Obatan senilai Rp 4,3 miliar pada Sabtu lalu sebagaimana diungkap Ketua PPRI, Muhajirin bersama Pembina PPRI, Darbi, S.Ag sebelumnya, mantan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dr. Naldo malah memblokir Nomor WhatsApp Jurnalis.

Kembali dikonfirmasi pada Senin, (29/7/2024), Pukul 10.24.WIB, Direktur Utama Rumah Sakit Daerah (RSD) MADANI Pekanbaru itu justeru telah memblokir Nomor WA Jurnalis sejak hari Sabtu lalu.

Diberitakan sebelumnya, Perkumpulan Pemimpin Redaksi Intelektual (PPRI) mencium adanya dugaan mark up pada belanja Obat-obatan dengan Anggaran Rp 4,3 miliar di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Adapun dugaan modus operandinya dijelaskan Muhajirin Ringo selaku Ketua Umum PPRI yakni dengan cara membeli puluhan merk Obat-obatan yang hampir kadaluwarsa dengan harga potongan 70 persen dari harga biasa.

Baca Juga :  Polres Nganjuk Raih Juara 3 Ungkap Kasus Narkoba Se-Jajaran Polda Jatim Tahun 2025

“Data yang kita pegang itu ada puluhan merk Obat-obatan yang diduga dibeli Diskes Pekanbaru dengan harga 30 persen dengan masa kadaluwarsa tinggal 3 bulan lagi, ini akan kita laporkan ke APH, supaya menjadi efek jera bagi pelaku,” terang Muhajirin Ringo kepada Awak Media. Sabtu, (27/7/2024).

Dr Naldo selaku mantan Plt Kadis Kesehatan Pekanbaru pada masa pembelian Obat-Obatan tersebut saat dikonfirmasi Awak Media melalui pesan dan telepon WhatsApp pada Pukul 17.18.WIB, namun bungkam tanpa keterangan klarifikasi apa pun. ***

Sumber: PPRI
Editor   : RedNVC

Berita Terkait

Belum Terima SP2HP, Keluarga Korban Pengeroyokan Pertanyakan Keseriusan Polres Kuansing
Desi Guswita Soroti Kafe Remang-Remang Diduga Milik Bandot, Nama Camat Singingi Ikut Terseret?
MTQ Jadi Momentum, Bupati Afni Perkuat Komitmen Siak sebagai Kabupaten Santri
Iklan Ucapan DPRD Kabupaten Rokan Hilir
Kapolres Kuansing Diduga Abaikan Laporan Kasus Intimidasi, Ketua DPD GRANAT Riau Kecewa!
Satreskrim Polres Binjai Bekuk Dua Orang Terduga Pelaku Curat dengan Nilai Rp 157 Juta
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Laporan GRANAT Kuansing Hampir 2 Bulan tanpa Progres, Penyidik: Jumat Depan, Memey Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Belum Terima SP2HP, Keluarga Korban Pengeroyokan Pertanyakan Keseriusan Polres Kuansing

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Desi Guswita Soroti Kafe Remang-Remang Diduga Milik Bandot, Nama Camat Singingi Ikut Terseret?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:33 WIB

MTQ Jadi Momentum, Bupati Afni Perkuat Komitmen Siak sebagai Kabupaten Santri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Iklan Ucapan DPRD Kabupaten Rokan Hilir

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kapolres Kuansing Diduga Abaikan Laporan Kasus Intimidasi, Ketua DPD GRANAT Riau Kecewa!

Berita Terbaru

Headlines

Iklan Ucapan DPRD Kabupaten Rokan Hilir

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:50 WIB