PESIBAR — Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, seorang Kepala Sekolah SMP Way Napal terkesan sangat Alergy kepada Awak Media .
Berdasarkan Temuan dan Pengalaman dari beberapa awak Media yang sengaja datang Silaturrohmi tanda kutip ” Nara Sumber ” berinisial ‘, E E yang pernah ber Silaturrohmi secara lansung ke sebuah Sekolah yang ada di Kabupaten Pesisir Barat yakni sekolah SMP Negri 16 Krui berlokasi di Way Napal yang kepala sekolah nya terkesan alergy terhadap awak media, tentu dalam hal ini banyak menuai perhatian publik terutama dari berbagai Media yang ada di Pesisir Barat.
Berdasarkan temuan dan pengalaman dari beberap awak media ” cerita sang nara sumber ” yang berinisial EE . red, tersebut, maka dengan diangkat nya berita ini akan mempertanyakan kepada Kepala sekolah yang termaksut bahkan ke Dinas Pendidikan terkait, pantaskah perilaku demikian di tunjukan seorang pejabat publik atau kepala sekolah yakni Pak Sis , yang saat ini menjabat sebagai kepala sekolah di SMP N 16 Way Napal ?! , agar segera dapat memberikan resfon cepat nya terkait perilaku nya … , sbagai seorang pejabat publik .
Terus terang kami dari pihak media mempertanyakan akan hal di maksut sebap perilaku demikian , bukan tidak menutup kemungkinan betapa rendah nya nilay SDM nya sebagai seorang kepala sekolah ( pejabat publik) ..?! Ucap EE sang Nara sumber .
Atas dasar temuan diatas kami dari pihak media tentu kurang menerima akan perilaku sebagai kepala sekolah , ya ..kok terkesan seakan – akan acuh tak acuh kepada pihak tamu yang datang dengan niat tulus untuk silaturrohmi tentu demi kebaikan bersama di masa – masa mendatang juga demi peningkatan kwalitas dan kwantitas di sekolah SMP Negri 16 Way Napal sehingga akan mampu bersaing dengan sekolahan – sekolahan lain yang ada di Kabupaten Pesibar ini , ” harapan media/ nara sumber EE .
Namun pakta di lapangan justeru sebalik nya, bagai mana tidak !? sebab sikap dan prilaku seorang kepala sekolah terkesan Sok Kuasa dan seakan – akan menganggap rendah Wartawan ( Jurnalis ) tentu dalam kasus ini jurnalis menilai betapa rendah nya nilai Sumber Daya Manusia (SDM ) seorang kepala sekolahan tersebut, apakah dia tidak atau bahkan kurang paham akan fungsional media di Negara Kesatuan Dan Persatuan Republik Indonesia ( NKRI ) saat ini..??! Salam Akal Waras Pak Sis. (**/Tim)






















